Breaking News
Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah | Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan” | Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi | Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  |

Gerakan Pemanfaatan Pekarangan Terus Digencarkan Dinperpa
Selasa 10 Maret 2026, 12:10 WIB

Siagaonlkne.com, Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga pada tahun 2026. Upaya ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan yang dimulai dari tingkat rumah tangga.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati mengatakan bahwa pemanfaatan pekarangan dengan tanaman pangan dan hortikultura produktif masih menjadi program yang terus digalakkan di tengah masyarakat. Melalui langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri dari lingkungan rumah.

“Alhamdulillah, melihat kondisi saat ini transfer keuangan daerah yang minimalis, Dinas Pertanian dan Pangan juga terdampak sehingga anggaran untuk fasilitasi bibit serta sarana prasarana pemanfaatan pekarangan memang sangat terbatas. Namun program ini tetap ada dan masih berjalan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Dinperpa masih tetap memberikan fasilitasi kepada kelompok masyarakat, kelurahan maupun perorangan yang memiliki keinginan untuk mengoptimalkan pekarangan dengan tanaman pangan hortikultura.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam tanaman produktif di lingkungan rumah.

“Intinya program ini masih ada, hanya saja memang terbatas. Kami tetap memiliki komitmen dan kewajiban untuk meningkatkan ketahanan pangan mulai dari keluarga melalui tanaman pangan produktif,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan para penyuluh pertanian agar masyarakat mendapatkan edukasi yang tepat dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

Pendampingan yang diberikan mencakup berbagai aspek budidaya, mulai dari teknik penanaman yang baik, penanganan tanaman, pengelolaan lahan, hingga proses pascapanen.

“Kami akan terus melakukan pendampingan dan sosialisasi secara masif bersama para penyuluh agar masyarakat yang ingin memanfaatkan pekarangan dapat memperoleh edukasi mulai dari cara menanam yang baik, penanganan tanaman, pengelolaan hingga pascapanen,” imbuhnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, ia berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dari tingkat rumah tangga.
(ims/dea)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top