Keterangan Foto: Gusmiyadi, S.E., anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, memberikan pernyataan kepada media di Medan, Kamis (2/4/2026).MEDAN, SiagaOnline. com - Penanganan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada November dan Desember 2025 yang berlangsung cepat dan terkoordinasi intensif mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra Gusmiyadi, S.E., menilai kinerja Bupati Gus Irawan Pasaribu setara dengan level menteri.
"Saya kira harus kita akui bahwa Gus Irawan Pasaribu layaknya bupati rasa menteri," katanya kepada media di Medan, Kamis (2/4/2026).
Gusmiyadi, yang akrab disapa Goben, menyampaikan penilaian tersebut usai memperhatikan gelombang pujian dari sejumlah menteri kabinet Merah Putih atas kinerja Pemerintah Kabupaten Tapsel dalam percepatan penanganan penyintas bencana. Goben merupakan tenaga ahli Gus Irawan saat menjabat anggota DPR RI sebelum terpilih sebagai anggota legislatif dari Dapil Sumut 10 meliputi Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar pada Pemilu 2019 dan 2024.
Menurutnya, keberpihakan kebijakan Pemkab Tapsel menangani bencana yang melanda 14 dari 15 kecamatan di wilayah tersebut menjadi bukti kerja cepat dan koordinasi intensif. "Sekali lagi saya kira harus kita akui bahwa Gus Irawan Pasaribu bekerja selevel menteri," jelasnya.
Goben menambahkan bahwa latar belakang profesional Gus Irawan yang lama berkarir di Bank Sumut sebelum beralih ke dunia politik sangat membantu dalam menangani bencana besar. "Dia bukan saja punya perspektif politik yang tajam dan luas tapi juga orang yang detil dalam administratif dan mengorkestrasi kerja anggota tim," tuturnya.
Kemampuan Gus Irawan menjalin jejaring di pusat pemerintahan juga terbukti dalam penanganan infrastruktur. "Coba kita lihat kemampuannya terkoneksi dengan Komisi V DPR RI dalam mengatasi jalan rusak Batu Jomba," ujarnya. Kawasan tersebut sempat mendapat perhatian internasional akibat kondisi jalan yang parah sebelum akhirnya diperbaiki setelah Gus Irawan menghubungi langsung Komisi V DPR RI.
Selain itu, Bupati Tapsel juga berhasil mensinkronkan program pembangunan dengan berbagai kementerian. "Dia sampai mengejar ke Kementerian Perikanan agar gerakan 1.000 kolam wujud di Tapsel. Sekarang program tersebut bisa jalan," tegasnya. Hal serupa dilakukan dengan Kementerian Pertanian terkait penguatan ketahanan pangan, serta dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait yang pernah satu komisi dengan Gus Irawan di DPR RI.
Goben mengungkapkan bahwa jika organisasi perangkat daerah (OPD) tidak mampu menyesuaikan diri dengan kapasitas dan kompetensi bupatinya, mereka berisiko tertinggal. "Kalau OPD tidak termotivasi mengikuti gerakan Gus Irawan, mereka akan tercecer dan tertinggal di belakang," ungkapnya.(Mubin)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |