Breaking News
Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai | Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime Dan Balap Liar Saat Akhir Pekan | Polsek Mandau Gagalkan Peredaran Sabu di Bathin Solapan, Dua Pelaku Diamankan | Heri Amalindo dan Sekda Muara Enim Pimpin Upacara Pemakaman Nang Ali Solihin | H. Cik Ujang Tinjau Jalan Longsor di Pemulutan Barat, Minta Perbaikan Segera Diusulkan | H Cik Ujang Dorong Potensi Persawahan di Desa Kamal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat |

Menghadap Menteri LH, Pekalongan Raya Dorong Realisasi PSEL
Selasa 07 April 2026, 21:47 WIB

Siagaonline.com, Jakarta – Pemerintah Kota Pekalongan bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang secara resmi menyerahkan dokumen kesiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) kepada Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, dan diterima oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antar empat daerah di Pekalongan Raya dalam upaya bersama mengatasi permasalahan persampahan, sesuai dengan Perpres Nomor 109 Tahun 2025. PSEL diharapkan menjadi solusi strategis dalam pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan sistem open dumping.

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan bahwa Pekalongan Raya telah menyatakan kesiapan penuh untuk merealisasikan pembangunan PSEL. Kesiapan tersebut meliputi penentuan lokasi yang berada di Kota Pekalongan serta penandatanganan MoU antar daerah, dengan target pengolahan sampah minimal mencapai 1.000 ton per hari.

Menurutnya, sebelum persetujuan diberikan, Menteri Lingkungan Hidup akan melakukan peninjauan lokasi. Ia menegaskan bahwa program ini sangat penting dan mendesak, mengingat saat ini penanganan sampah di Kota Pekalongan baru mencapai sekitar 50 persen, sehingga diperlukan kolaborasi lintas daerah untuk mengoptimalkan hasilnya.

“Dengan sistem ini, nantinya tidak akan ada lagi penumpukan sampah. Ini adalah pengolahan sampah, bukan pembuangan. Targetnya, sampah yang masuk pada hari itu harus selesai diproses di hari yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi komitmen Pekalongan Raya dalam mengusulkan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik. 

“Komitmen ini diwujudkan melalui usulan kepada Bapak Presiden terkait pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik. Tentu ini merupakan langkah besar harus dipersiapkan secara matang," ujarnya.
(ims/pkmp)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top