Siagaonline.com, Nias Selatan - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan resmi merombak struktur birokrasi dengan melantik 116 pejabat dari berbagai jenjang jabatan, Jumat (10/0426).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sokhiatulo Laia bersama Wakil Bupati Yusuf Nache di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Jalan Arah Lagundri KM 5, Kecamatan Fanayama, Jumat (10/04/2026).
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah nama turut mengisi posisi strategis, di antaranya Herius Lase yang dipercaya sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Martinus Tel sebagai Camat Gomo, serta Tema Ndruru yang dilantik sebagai Camat Mazo.
Pelantikan ini mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, hingga pejabat fungsional nasional. Kebijakan tersebut mengacu pada dua Keputusan Bupati Nias Selatan Tahun 2026 terkait pengangkatan dan pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN), yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi kinerja.
Di tengah prosesi pelantikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Nias Selatan Ikhtiar Duha menyampaikan pesan perpisahan menjelang berakhirnya masa jabatan pada 12 April 2026 pukul 24.00 WIB. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa pengabdiannya.
“Pelantikan hari ini menjadi kenangan manis sebelum saya mengakhiri masa tugas,” ujarnya.
Sekda juga menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang bersifat dinamis. Ia mengibaratkan jabatan sebagai “baju” yang sewaktu-waktu dapat dikenakan dan dilepas sesuai kebutuhan organisasi.
“Hari ini kita dilantik, maka besok kita harus siap untuk dicopot. Itu hal yang wajar selama demi kepentingan organisasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pimpinan harus dijawab dengan kinerja nyata, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, serta peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.
Para pejabat diminta untuk terus belajar dan mampu berkolaborasi lintas sektor dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sementara itu, Bupati Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa kejujuran, ketepatan waktu, serta kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia juga meminta para camat untuk aktif turun langsung ke desa.
“Hadir di tengah masyarakat, pahami persoalan mereka, dan selesaikan sesuai kewenangan,” tegasnya.(Noverius)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |