Breaking News
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki | Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolres Pekalongan Kota Pimpin Patroli Skala Besar Hingga Dini Hari | Hut Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan dan Dinkes Gelar Skrining Massal TB Paru |

Perayaan HUT Dewa Hian Tien Siong Tei, DR. Andy Chandra:  Menyatukan Semua Masyarakat Komunitas Tionghoa di Bagansiapiapi 
Minggu 26 April 2026, 09:38 WIB

Siagaonline.com, Rohil - Perayaan hari ulang tahun (HUT) Dewa Hian Tien Siong Tei di kelenteng Po San Thua, Bagansiapiapi,Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau ramai dikunjungi oleh para tokoh Tionghua berasal dari dalam daerah hingga dari luar daerah. Salah saunya, tokoh Tionghua dari Jakarta,Dr.Andy Chandra Setiadji, SH., MH.

Acara ini merupakan bagian dari salah satu kegiatan budaya bagi warga Tionghua khususnya di Bagansiapiapi.

Andy Chandra Setiadji,yang hadir langsung pada acara ini mengatakan, perayaan dan ritual ulang tahun Dewa Hian Tien Siong Tei ini tujuan utama menyatukan semua masyarakat komunitas Tionghoa yang ada di Bagansiapiapi.

"Perayaan HUT Dewa Hian Tien Siong Tei ini dilaksanakan setiap tahun sekali artinya kalau dewa itu ulang tahun sifatnya dia menolong orang seperti orang yang sakit orang yang butuh usaha atau sebagainya, ' kata Dr.Andy Chandra, SH.,MH, Sabtu (26/04/2026) malam.

Ia menjelaskan, menghadiri acara perayaan ini yakni unsur kelenteng dan unsur keagamaan, artinya melalui agama Konghucu menuju kebersamaan dan kerukunan umat beragama dibawah naungan bhineka tunggal Ika berbeda tapi bersatu, "ujar Andy.

Menurutnya, agamapun boleh hadir di acara tersebut agama Islam, kristen semuanya Wellcome, artinya kalau semua agama menuju Indonesia bertaqwa maka ouput nya adalah kebersamaan dan ouput nya kesetaraan, kedamaian dan keselamatan oleh pribadi. Begitu juga dalam hukum Islam seperti salah satu ayat yang artinya bagimu agamamu bagiku agamaku.

"Jadi kita saling menghormati satu sama lain sesama agama, itu yang dilakukan oleh kelenteng Po San Thua, dari sini mampu mencerdaskan anak bangsa terutama akhlak, orang yang berakhlak didalam agama orang itu orang benar karena agama mengajari kebaikan akhlak terutama tatakramanya, agama tidak mengajari yang tidak baik," ujar Pengurus Dewan Pengawas Ikatan Media Online (IMO) Indonesia. (**)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top