Breaking News
Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  | Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Lomba Gaktibplin untuk Tingkatkan Disiplin Anggota | Bhabinkamtibmas Air Tawar Monitoring Perawatan Jagung 1,5 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita | PT SAI Tegaskan Penanganan Warga yang Diamankan Mengedepankan Pemeriksaan Kesehatan |

Respons Cepat Polsek Sragi, Balita 13 Bulan Kembali ke Pangkuan Ibunya Setelah Mediasi Kekeluargaan
Jumat 15 Mei 2026, 15:44 WIB

Siagaonline.com, Polres Pekalongan - Polda Jateng - Kepedulian dan respon cepat ditunjukkan jajaran Polsek Sragi dalam membantu menyelesaikan persoalan keluarga yang sempat membuat seorang ibu muda cemas karena balitanya dibawa oleh pihak keluarga suami.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 wib. Seorang ibu muda berinisial KA datang ke Polsek Sragi didampingi saudaranya untuk melaporkan bahwa anak balitanya yang baru berusia 13 bulan dibawa oleh mertuanya atau kakek sang anak akibat permasalahan keluarga.

Diketahui, saat ini KA tinggal sendiri di wilayah Tanjungsari, Siwalan, sementara suaminya bekerja sebagai nelayan dan belum dapat dihubungi karena sedang melaut.

Mendapat laporan tersebut, petugas piket jaga Polsek Sragi bergerak cepat dengan mengantar pelapor menggunakan kendaraan dinas menuju rumah yang dituju. Dalam penanganannya, petugas juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat untuk mendatangi rumah mertua pelapor di Desa Waru, Wiradesa.

Suasana mediasi sempat berlangsung cukup alot. Musyawarah yang dilakukan selama kurang lebih dua jam akhirnya membuahkan hasil. Balita tersebut berhasil kembali ke pangkuan ibu kandungnya dalam keadaan aman dan baik.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H menyampaikan, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan dalam menangani persoalan tersebut.

“Permasalahan keluarga seperti ini harus diselesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah. Kami hadir untuk membantu mencarikan jalan terbaik agar tidak terjadi konflik berkepanjangan, terlebih yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan dan kondisi psikologis anak,” ujar.

Kapolsek juga mengimbau seluruh pihak keluarga untuk menahan diri serta mengutamakan komunikasi yang baik demi kepentingan anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, permasalahan dipicu karena KA memilih tinggal di rumahnya sendiri di wilayah Tanjungsari, Siwalan dan tidak tinggal bersama mertuanya di Desa Waru, Wiradesa selama suaminya bekerja di laut sebagai nelayan.

Dengan selesainya mediasi tersebut, situasi keluarga kembali kondusif dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. 
(ims/ozy)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top