Breaking News
Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  | Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Lomba Gaktibplin untuk Tingkatkan Disiplin Anggota | Bhabinkamtibmas Air Tawar Monitoring Perawatan Jagung 1,5 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita | PT SAI Tegaskan Penanganan Warga yang Diamankan Mengedepankan Pemeriksaan Kesehatan |

Polisi dan Tokoh Nagari Mediasi Konflik Pemuda Muaro Takung dan Sialang
Kamis 28 Mei 2026, 22:55 WIB

‎Siagaonline.com, Dharmasraya - Perkelahian antarkelompok pemuda terjadi di kawasan SPBU Sialang, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan pemuda dari Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang, Kabupaten Dharmasraya.

‎Peristiwa dipicu oleh unggahan di media sosial yang dinilai menyudutkan pemuda Muaro Takung. Unggahan tersebut memancing emosi sejumlah pemuda hingga mendatangi lokasi SPBU Sialang dan terjadi aksi kekerasan fisik terhadap pemuda setempat.

‎Menurut informasi yang dihimpun, situasi sempat memanas akibat aksi saling serang antarkelompok. Namun aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat bergerak cepat untuk meredam konflik agar tidak meluas.

‎Guna mencegah terjadinya bentrokan lanjutan, dilakukan pertemuan mediasi yang difasilitasi oleh Polres Dharmasraya. Mediasi tersebut turut dihadiri Wali Nagari Muaro Takung, Wali Nagari Gunung Selasih, serta anggota DPRD daerah pemilihan Kamang Baru yang juga merupakan Ketua Pemuda Nagari Kamang.

‎Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

‎Adapun hasil kesepakatan mediasi antara lain meminta seluruh pihak agar tidak mengedepankan ego dan emosi dalam menyelesaikan persoalan. Selain itu, kedua nagari diingatkan memiliki hubungan kekeluargaan yang erat, mengingat sebagian besar niniak mamak di Nagari Sialang masih memiliki hubungan dengan masyarakat Nagari Takung.

‎Kedua pihak juga sepakat menyelesaikan kejadian yang terjadi pada Kamis (28/5/2026) tersebut, termasuk insiden sebelumnya pada Selasa, 26 April 2026, melalui jalur damai dan musyawarah keluarga.

‎Selain itu, para tokoh masyarakat dan pemuda berkomitmen menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak kembali melakukan aksi penyerangan serupa di masa mendatang.
‎Kegiatan mediasi berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Selama proses berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.(TG)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top