Breaking News
Penyerahan Hadiah Turnamen Bola Voly Di Desa Muara Lawai Muara Enim | Anggota DPRD Hendra Hadiri Apel Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, Bacakan Teks Visi Riau 2025–2029 | Ketua DPRD Bengkalis Buka Turnamen Domino HUT RI ke-81 di Talang Mandi | Diduga Pelaku Ilegalloging Di Sungai Mandau Masih Beroperasi Bebas, Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Segera Tangkap Aktor Dan Pengurus. | Kebakaran Area Eks Workshop Banko Pit 2 Polsek Lawang Kidul Dalami Penyebab Terjadi Kebakaran | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Gelar Kegiatan PASPORIA dan Cek Kesehatan Gratis Sambut HUT RI ke-81 |

Dorong Perkembangan Inovasi Daerah, BRIDA Lamsel Gelar Desk Asistensi Evaluasi Proposal Inovasi 2024
Selasa 16 Januari 2024, 20:01 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Lampung Selatan menggelar Desk Asistensi Evaluasi Proposal Inisiatif Inovasi Daerah Tahun 2024 guna mendorong perkembangan inovasi di berbagai organisasi pemerintahan.


Kegiatan yang diadakan sebagai bentuk dukungan BRIDA terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan ini, berlangsung di Aula BRIDA Lampung Selatan, pada Selasa (16/1/2023).

Dalam kesempatan itu, para peserta mempresentasikan proposal inovatif mereka, yang mencakup berbagai bidang. Seperti halnya Kecamatan Kalianda yang mempresentasikan inovasi dengan nama e-Kecamatan dan BANGSA (Sambang Desa Sambang Wisata).

“Untuk e-Kecamatan ini kita memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk digital. Kita adakan tandatangan elektronik, untuk dokumen seperti surat ahli waris dan surat keterangan tidak mampu, jadi lebih cepat dan tidak perlu menunggu pejabat setempat untuk menandatangani dokumen,” ujar Abdul Rohim, selaku Operator Inovasi Daerah Kecamatan Kalianda.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BRIDA Lampung Selatan Lafran Habibi mengungkapkan, inovasi tersebut sangat berperan positif dalam meningkatkan pelayanan administrasi yang bersifat efektif dan efisien kepada masyarakat.

“Dengan adanya tanda tangan elektronik itu sangat memudahkan,” ujarnya.

Lafran Habibi menyampaikan, saat ini kategori inovasi Kabupaten Lampung Selatan berada pada posisi sangat inovatif dengan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) 62,06.

Lafran juga mengungkapkan, pada tahun 2023, Pemkab Lampung Selatan telah melaporkan sebanyak 71 inovasi ke Kementerian Dalam Negeri. Kemudian, untuk pelaporan inovasi di tahun 2026 ditargetkan mencapai 100 inovasi.

“Tahun ini target kita 90 sampai 100 inovasi yang dilaporkan. Karena, dari OPD, Badan, Kecamatan dam Puskesmas semuanya kita himpun. Kita ingin inovasi sesuai substansi dan capaiannya, itu yang kita dorong untuk saat ini,” ungkap Lafran. (Yn/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top