Breaking News
Pemerintah Kota Pekanbaru Dukung Bakti Kesehatan HUT ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai | Manggala Agni Berjibaku Hadapi Karhutla di Indragiri Hulu dan Bengkalis | PSPS Langsung Diuji PSIS Semarang Pada Laga Pembuka Championship 2026/2027  | Gubernur Herman Deru Tegaskan Kelestarian Hutan Jadi Kunci Keberlanjutan Sumber Daya Air dan Kehidupan Masyarakat Sumsel | Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kekompakan Warga Kepur, Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Masyarakat | Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Groundbreaking Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumsel, Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Modern |

Cegah DBD, Pemdes Pematang Baru Bersama Tim Kesehatan Lakukan Fogging
Senin 26 Februari 2024, 21:01 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel - Pemerintah Desa (Pemdes) Pematang Baru Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan dan petugas Puskesmas Palas Lakukan giat mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melaksanakan Fogging atau penyemprotan ke seluruh lingkungan warga di Desa Pematang Baru pada, Senin (26/2/2024).

 
Kepala Desa Pematang Baru, Rosadi (Chako) mengatakan, dalam rangka mengantisipasi atau mencegah penyebaran DBD, pihaknya meminta petugas puskesmas untuk melakukan fogging.
 
“Kami  berharap dengan fogging ini bisa membunuh nyamuk penyebab terjadinya DBD yang saat ini sedang marak dan menjadikan warga kita bisa lebih tenang dan tidak panik atau khawatir dengan ancaman DBD yang saat ini mengancam,” kata Kepala Desa Pematang Baru Rosadi yang akrab disapa Kades Chako disela-sela fogging.
 
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk dan melakukan 3 M yakni mengubur barang bekas, menutup penampungan air dan menguras penampungan air.
 
Kades Chako menambahkan, fogging dilakukan hanya untuk membunuh nyamuk dewasa dan kurang efektif untuk  mengatasi penyebaran  nyamuk aedes aegypti. “Yang efektif adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan  pemberantasan sarang nyamuk,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Kades Chako menjelaskan, sebaiknya memberantas sarang nyamuk dilakukan seminggu sekali, karena  perputaran dari telur ke nyamuk  dewasa itu waktunya seminggu.  
 
“Kita harapkan seluruh masyarakat Desa Pematang Baru untuk rutin mengikuti anjuran pihak petugas kesehatan atau Jumantik (Juru Pemantau Jentik), yakni program Jumat Bersih (Jumsih) harus digalakkan lagi. Terlebih sekarang musim penghujan. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya. (Yan)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top