Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Keyakinan Mohammad Rano Al Fath: Polri Akan Menyelesaikan Kasus Vina dan Eki dengan Keadilan
Rabu 22 Mei 2024, 16:02 WIB

SiagaOnline, Jakarta - Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh anggota DPR RI, Mohammad Rano Al Fath,Dari sumber yang saya temukan, pernyataan, Rabu 22 Mei 2024, keyakinan akan kemampuan kepolisian untuk menuntaskan kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eki, yang terjadi pada tahun 2016, ditegaskan.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik setelah film yang mengangkat kisah tragis korban ditayangkan, membangkitkan kembali perbincangan tentang keadilan atas kasus tersebut.

Al Fath meyakini bahwa dengan dukungan dan kerjasama yang solid dari Bareskrim Polri, proses penyelidikan akan berjalan dengan komprehensif dan transparan, membawa harapan akan penyelesaian yang adil bagi keluarga korban dan masyarakat yang prihatin.

Dalam konteks ini, Al Fath menegaskan pentingnya pengungkapan semua bukti yang relevan untuk menghadirkan kepastian hukum yang adil. Keberadaan bukti yang kuat dan transparansi dalam proses penyelidikan dianggap sebagai langkah krusial dalam menegakkan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Dalam upayanya untuk memastikan keberlangsungan proses hukum yang berintegritas, Al Fath juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada pihak berwenang dan menghindari terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Selain itu, Komisi III DPR RI, di mana Al Fath turut aktif terlibat, telah menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kasus ini. Dengan melakukan pemantauan secara berkala, diharapkan proses hukum dapat berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan tidak terpengaruh oleh tekanan apapun.

Keberadaan pengawasan dari lembaga legislatif dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.

Pada akhir pernyataannya, Al Fath menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau politik.

" Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau politik." pungkasnya.

Kasus ini menjadi momentum penting bagi sistem hukum Indonesia untuk membuktikan bahwa keadilan bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah prinsip yang harus dijunjung tinggi dalam menanggulangi kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.(Int/Amils)

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top