Breaking News
AKBP Kartyana Widyars Wardoyo Putro Motivasi Mahasiswa UNDHARI Jadi Pemimpin Berkualitas | Elfin Muchtar Resmi Jabat Ketua DPD Partai PSI Muara Enim | Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026 | 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya | Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026 | Kapolres Cek Kesiapan Venue DCL 2026, Pastikan Turnamen Berjalan Aman dan Lancar |

Bersihkan Eceng Gondok untuk Tangani Masalah Lingkungan
Rabu 25 September 2024, 10:24 WIB

Siagaonline.com, Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan berupaya mengendalikan laju pertumbuhan tanaman eceng gondok yang tumbuh pesat menutupi aliran Sungai Lodji. Upaya itu dilakukan dengan uji coba aksi pembersihan eceng gondok bersama jajaran TNI, Polri, Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, BBWS Pemali Juana Kementerian PUPR, dinas terkait dan stakeholder lainnya, Selasa (24/9/2024).


Pembersihan eceng gondok dibantu dengan menggunakan alat berat dua buah excavator usai adanya koordinasi dengan BBWS dan Pusdataru Provinsi Jawa Tengah untuk membuka pagar atau pembatas tanggul penanganan banjir dan rob.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, kegiatan pembersihan eceng gondok sebenarnya sudah rutin dibersihkan oleh petugas kebersihan sungai dari DLH.

"Namun, dikarenakan jumlah petugas dengan pertumbuhan eceng gondok yang pesat ini tidak sebanding. Memang tidak mudah, ada 25 ribu kubik eceng gondok mau dibuang kemana, tapi sudah ada beberapa solusi," terangnya.

Lanjut Wali Kota Aaf, sebelumnya alat berat juga kesulitan masuk ke lokasi sungai, pihaknya mengomunikasikan ke Pusdararu Provinsi Jawa Tengah untuk menjebol sementara pagar tanggul.

 

"Ini salah satu ikhtiar menjawab masukan dari masyarakat. Kalau November mesin pencacah sampah sudah jadi, bendung gerak sudah selesai, tinggal limbahnya nanti akan seperti apa," bebernya.

Aaf optimis masalah ini bisa teratasi dan berjalan sesuai targetnya. Eceng gondok ini menyerap limbah dan tidak menimbulkan bau. Kendati demikian harus tetap dikendalikan pertumbuhannya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso (SBS) menerangkan, hari ini melanjutkan upaya pembersihan eceng gondok yg ada di sungai lodji.

 

"Sebenarnya upaya ininsudah rutin dilakukan, DLH sudah koordinasi dengan PSDA Provinsi, BBWS, Kemenpupr untuk akses membuka pagar dan tanggul di depan BCA," jelasnya.

Ini untuk akses masuk alat berat excavator untuk mengangkat eceng gondok dari kali lodji. Dilakukan uji coba memanfaatkan excavator supaya tau kendalanya dimana saja.

 

"Salah satu yg diantisipasi adalah menarik eceng gondok dari sepanjang sungai ke jangkauan excavator, karena alat ini di pinggir sungai sehingga jangkauannya hanya 2-3 meter dari sisi sungai," tukasnya.
(Tim)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top