Breaking News
Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH | RSUD Dr. H. Mohamad Rabain Resmi Hadirkan Layanan Unit Pengelola Darah | Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen Oki | Rusdi Hidayatullah Terpilih Aklamasi Pimpin Koni Rohul 2026 - 2030 | Jelang Digelar 19 Agustus, Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Capai 85 Persen | Kapolres Muara Enim Resmikan Nutrition Corner Powerfit  |

Lamsel Kirim 2 Delegasi ke Asia Pasific Ministerial Confrence on Disaster Risk Reduction
Selasa 15 Oktober 2024, 20:25 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – Kabupaten Lampung Selatan mengirimkan dua warganya untuk menjadi delegasi dalam Asia Pasific Ministerial Confrence on Disaster Risk Reduction (APMCDRR) yang akan berlangsung di Manila, Filipina, pada tanggal 14-18 Oktober 2024.


Kedua warga itu yakni, Kasiman warga Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa dan Yadi warga Desa Maja, Kecamatan Kalianda. Selain menjadi delegasi dalam APMCDRR, mereka juga akan mengikuti sharing session dengan Asian Disaster Preparedness Centre (ADPC) bersama mitra kerja.

Project Manager Paluma Area Lampung Selatan, Nanang Priatna mengatakan, ADPC bermitra dengan Paluma Nusantara dan Mitra Bentala sedang melaksanakan progrom Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor Leste (SPRINT) di 4 desa Kabupaten Lampung Selatan.

“Selama kegiatan di Manila didampingi perwakilan dari Paluma Nusantara dan Mitra Bentala serta perwakilan ADPC di Indonesia,” ungkap Nanang Priatna melalui pesan WhatsApp, Senin (14/10/2024).


Selain itu, lanjut Nanang, kedua relawan tersebut juga akan berbagi pengalaman dengan mitra ADPC dari 10 negara dan menjadi kesempatan belajar serta memperoleh ilmu dari negara lain.

“Ini adalah kesempatan bagi relawan untuk belajar tentang praktik baik dalam mitigasi bencana dan perubahan iklim (climate change),” kata Nanang Priatna.

Nanang Priatna berharap, relawan-relawan yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menumbuhkan motivasi dan praktik baik dari berbagai negara yang diperoleh.

“Bahwa apa yang mereka lakukan di desa merupakan bagian dari upaya global untuk pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim,” ujar Nanang Priatna. (Yan/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top