Breaking News
Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  | Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Lomba Gaktibplin untuk Tingkatkan Disiplin Anggota | Bhabinkamtibmas Air Tawar Monitoring Perawatan Jagung 1,5 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita | PT SAI Tegaskan Penanganan Warga yang Diamankan Mengedepankan Pemeriksaan Kesehatan |

Masuk HGU Perusahaan, Alfedri Ternyata Sudah Bikin Cara Ini Untuk Bangun Jalan Rimbo Polon di Koto Gasib
Senin 28 Oktober 2024, 16:15 WIB

SiagaOnline.com, Siak - Jika tidak dihibahkan atau pinjam pakai, jalan menuju Dusun Rimbo Polon Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Siak, dipastikan tidak akan bisa dibangun oleh pemerintah daerah. 


Pengrusan pinjam pakai lahan ke PT KTU sejatinya sudah dilakukan pemerintah daerah. Berkasnya sudah diajukan ke Pemprov Riau.

"Itu sudah kita urus. Insya Allah jika cepat selesai, akan kita bangun," kata Alfedri, Minggu (27/10).

Alfedri mengatakan, pengrusan untuk hibah atau pinjam pakai lahan HGU tidak gampang seperti membalikkan telapak tangan. Semua butuh proses.

"Kalau tak dikasih pinjam pakai atau tidak dihibahkan oleh perusahaan, tak bisa dibangun pakai APBD. Kalau tetap dibangun, saya pastikan bakal temuan BPK," kata Alfedri.

"Jadi kalau ada yang bilang bisa dibangun tanpa ada pinjam pakai atau hibah dari perusahaan, itu bakal temuan BPK," tambahnya.

Sejatinya, kata Alfedri, pembangunan jalan dari kampung ke dusun, dusun ke dusun merupakan visi-misi pemerintah daerah sepanjang 130 kilometer (km).

"Jalan 130 Km itu dibangun di luar HPH dan HGU. Itu kita bunyikan langsung dalam Perda. Yang diutamakan itu jalan menuju ke desa. Contohnya jalan menuju Kampung Keranji Guguh dan Tasik Semini. Kalau  jalan masuk ke desa sudah beres. Baru jalan desa ke dusun," jelasnya.

Sebagai contoh, lahan pinjam pakai yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah yakni Pasar Buatan Koto Gasib dan Kantor Camat Kerinci Kanan.

"Itu tanah Pertamina. Tiga tahun kita urus, baru dikeluarkan surat pinjam pakainya. Artinya tetap kita usahakan. Jadi, soal pinjam pakai lahan jalan menuju Dusun Rimbo Polon ini, kita komitmen untuk mengurusnya. Saya yang didepan," pungkasnya. (Amr)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top