Breaking News
Tingkatkan Sinergitas Lintas Sektoral, Kanwil Ditjenim kepri Pimpin Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan se-Provinsi Kepri | PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah | Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat di Katibung, Satu Di Antaranya Masih Berstatus Pelajar | Pemdes Ruguk Distribusikan Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Kepada 1.381 Warga Penerima Manfaat  | Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 |

Debat Pilkada Tapsel: Paslon No. 1 Unggul dalam Fokus dan Pemahaman Isu Sosial
Selasa 12 November 2024, 08:32 WIB
Keterangan Foto: Gus Irawan Pasaribu dan Jafar Syahbuddin Ritonga, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapsel, saat menghadiri debat publik di Medan.

Padangsidimpuan, SiagaOnline.Com - Debat publik kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) yang digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, pada Senin (11/11/2024), menunjukkan keunggulan pasangan calon nomor urut satu (No. 1), Gus Irawan Pasaribu dan Jafar Syahbuddin Ritonga. Paslon No. 1, yang mengusung jargon "Tapsel Kembali Bangkit," menunjukkan keunggulan dalam hal fokus, ketepatan waktu, dan pemahaman terhadap isu sosial yang relevan bagi masyarakat Tapsel.

"Paslon No. 1 lebih fokus dan tepat waktu dalam menjawab pertanyaan dan mengajukan pertanyaan ke lawan debat. Ini menunjukkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan memahami isu-isu yang relevan bagi masyarakat Tapsel," kata Aulia Harahap, seorang sarjana psikologi yang menyaksikan debat tersebut.

Keunggulan Paslon No. 1 terlihat jelas dalam menjawab pertanyaan tentang upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Tapsel. Mereka mengaitkan upaya pencegahan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, menunjukkan pemahaman yang lebih holistik terhadap akar masalah dan solusi yang tepat.

"Jawaban Paslon No. 1 sudah tepat. Mereka jelaskan upaya yang akan dilakukan dalam P4GN jika terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Tapsel. Ini sudah sesuai dengan pertanyaan," sebut Syamsul, aktivis anti narkoba di Tapsel.

Sebaliknya, Paslon No. 2, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dan Parulian Nasution, yang merupakan petahana, cenderung tidak fokus dan lebih banyak berbicara tentang tindakan yang telah dilakukan, bukan upaya pencegahan yang lebih proaktif.

"Pencegahan itu lebih utama daripada penindakan," tambah Syamsul.

Selain itu, Paslon No. 1 juga menunjukkan keunggulan dalam hal etika dan sikap. Gus Irawan, di akhir debat, menunjukkan sikap legowo dan rendah hati dengan mendatangi dan memeluk Dolly dan Parulian.

"Sikap Gus Irawan memberikan gambaran tentang karakter dan etika dalam berpolitik, yang bisa menjadi nilai tambah bagi pemilih," ujar Aulia.

Keunggulan Paslon No. 1 dalam debat ini menjadi sorotan penting, karena menunjukkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi, memahami isu sosial, dan mengedepankan etika dalam berpolitik. Hal ini dapat memengaruhi pilihan pemilih dan menjadi faktor penentu dalam pemilihan. (Amils

 

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top