Breaking News
Tingkatkan Sinergitas Lintas Sektoral, Kanwil Ditjenim kepri Pimpin Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan se-Provinsi Kepri | PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah | Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat di Katibung, Satu Di Antaranya Masih Berstatus Pelajar | Pemdes Ruguk Distribusikan Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Kepada 1.381 Warga Penerima Manfaat  | Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 |

Harapan Penenun Sipirok kepada Pasangan Calon Bupati Tapsel
Rabu 13 November 2024, 09:08 WIB
Teks Foto: Gus Irawan Pasaribu dan Jafar Syahbuddin Ritonga berdiskusi dengan para penenun di Sipirok.

Sipirok, Tapanuli Selatan, SiagaOnline.com -  Penenun di Sipirok, Tapanuli Selatan, berharap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu dan Jafar Syahbuddin Ritonga (BAGUSI), dapat membangkitkan kembali industri pertenunan kain di daerah tersebut.

Minimnya perhatian pemerintah dalam kurun waktu empat tahun terakhir membuat ratusan penenun di Sipirok mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya.  Adventnius Ritonga, seorang penenun legendaris di Sipirok, mengungkapkan bahwa pasar menjadi masalah utama bagi para penenun.

"Dimasa kepemimpinan Syahrul Pasaribu masih terjalin kerja sama yang baik. Harapan kami kepada BAGUSI, jika nanti duduk jadi Bupati dan Wakil Bupati Tapsel, tolong para pengajin tenun dan juga manik-manik diperhatikan, demi bangkitnya kembali pertenunan  dan manik-manik Sipirok," ungkap Adventnius.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini, para penenun di Sipirok kesulitan memasarkan produknya karena minimnya dukungan dari pemerintah.

"Masalah utama bagi penenun adalah pasar. Padahal, semasa pemerintahan sebelumnya sudah sangat baik dan dampaknya sangat terasa. Salah satu kebijakan yang berpihak pada penenun adalah, mewajibkan seluruh pegawai dihari tertentu memakai pakaian tenun," jelasnya.

Saat ini, terdapat sekitar 480 penenun di beberapa desa di Kecamatan Sipirok.  Mereka memproduksi berbagai jenis kain tenun, mulai dari ulos hingga kain semi modern yang dihasilkan dari Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Gus Irawan Pasaribu, calon Bupati Tapsel dari pasangan BAGUSI,  menyatakan bahwa permasalahan yang dihadapi para penenun akan menjadi prioritas utama jika terpilih.

"Pada konteks tenun, akan jadi perhatian kita nantinya. Pemerintah tentu harus hadir, dan mencari akar masalah yang dialami para pengrajin, yang salah satunya adalah pasar. Paling tidak, pasar harus diciptakan, terutama menyasar organisasi pemerintahan dululah. Sambil menelusuri pemasaran lain dengan terus mengikuti perkembangan dan meningkatkan kwalitas serta varian dari produksi nantinya ," terang Gus Irawan.(Amils

 





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top