Breaking News
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional di Makassar | Disdik Pekanbaru Terbitkan Panduan MPLS, Ajak Orangtua dan Sekolah Saling Kolaborasi | Warga Dusun Damar Jaya Kompak Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Widodo Mengapresiasi Upaya Mandiri Masyarakat Desa Legundi | Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor, Pelaku Ditangkap di Muaro Bungo | Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Penanganan Backlog Perumahan dan Kawasan Kumuh | Empat Daerah di Sumbar Kompak Dukung Pengusulan Koridor Sajunraya sebagai PSN |

Pemkot Peroleh Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 Beri Jaminan Keamanan Tingkat Tinggi
Rabu 18 Desember 2024, 10:27 WIB

Siagaonline.com - Di era digital yang semakin maju, keamanan data menjadi salah satu aspek yang sangat penting bagi perusahaan, organisasi, dan individu. Data merupakan salah satu aset paling berharga dalam lingkungan digital, dan kehilangan atau penyalahgunaan data dapat memiliki konsekuensi serius, termasuk kerugian finansial, hilangnya kepercayaan dari pelanggan, bahkan dampak hukum. Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) berhasil memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) untuk ruang lingkup layanan aplikasi dan infrastruktur teknologi dan informasi, hal ini disampaikan Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Arif Karyadi melalui Kepala Bidang Aplikasi dan Persandian setempat, Kusuma Adi Achmad.

Ia menjelaskan bahwa SMKI merupakan sistem manajemen untuk penjagaan keamanan informasi meliputi aspek kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability) atas informasi yang dikelola oleh Pemerintah Kota Pekalongan. “SMKI menjadi amanat aturan presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE salah satunya penerapan sistem keamanan informasi, yangmana mendasari manajemen keamanan informasi dan pedoman ini patuh terhadap standarisasi nasional,” terangnya.

Dijelaskan Adi, bahwa pada 2 tahun lalu penerapan sudah dilaksanakan dan tahun ini dilakukan audit internal, tinjauan manajemen dan audit eksternal. “Alhamdulillah audit eksternal temuannya minor dan ofi yang itu bisa penuhi sehingga terbitlah sertifikasi dengan ruang lingkup layanan aplikasi dan infrastruktur teknologi informasi,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pada SMKI terdapat pengaturan domain dengan pengendalian terkait organisasi, orang, teknologi dan infrastruktur fisik, terdapat sekitar 93 kontrol, namun saat ini yang berlaku di Kota Pekalongan ada sekitar 92 pengendalian yang diterapkan di dalam layanan aplikasi maupun infrastruktur teknologi informasi. “Pedoman ini sudah mulai diterapkan dengan adanya kebijakan dan prosedur maupun formulir yang harus dipenuhi dan sudah diterapkan dan audit eksternal oleh lembaga audit punya kewenangan. Targetnya penyelenggaraan SPBE khususnya ruang lingkup layanan aplikasi maupun infrastruktur bisa jauh lebih aman sehingga dalam memberikan layanan baik aplikasi pemerintahan publik berbasis digital lebih berkualitas. Kami sudah melakukan sosialisasi SMKI secara umum termasuk security awareness untuk eksternal dan internal,” tutupnya.
(ims/tim)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top