Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Lampung Selatan Intensifkan Pengawasan Bahan Pokok
Rabu 18 Desember 2024, 10:45 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – Dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meningkatkan intensitas pengawasan di pasar tradisional, retail modern, dan distributor, Selasa (17/12/2024).


Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dan mencegah praktik curang seperti penimbunan.

Berdasarkan hasil pantauan, ada beberapa bahan pokok yang harganya naik dan turun, namun untuk saat ini harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil.

Kemudian, untuk ketersediaan stok komoditas pangan di Pasar Inpres Kalianda, Pasar Sidomulyo juga masih terlihat cukup hingga menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2025 mendatang.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lampung Selatan, Dulkahar, bersama Tim Pengendalian Inflasi Lampung Selatan dalam kunjungannya mengatakan, tujuan pemantauan harga pasar ini karena terdapat informasi terkait lonjakan harga bahan pokok.

“Jadi ini Tim Inflasi Kabupaten Lampung Selatan bersama pihak kecamatan untuk bersama-sama kita mengecek harga di lokasi pasar Kalianda dan Sidomulyo. Hari ini kita bagi 2 tim, tim satu mengecek di Pasar Natar dan juga Pasar Jati Agung,” ujarnya.

Dulkahar juga menyampaikan, selisih harga antar pasar Kalianda dan Sidomulyo tidak terlampau jauh dan masih terpantau normal. Karena beberapa komoditas bahan dari Pasar Sidomulyo diantaranya ada yang mengambil dari pasar Kalianda dan begitu pun sebaliknya.

“Kita akan coba lihat perkembangan bila ada kenaikan harga yang signifikan. Kami dari Pemerintah Daerah akan melakukan kebijakan pelaksanaan operasi pasar bersama Bulog dalam rangka membantu masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhannya dengan mengurangi beban biaya dampak kenaikan harga,” kata Dulkahar. (Yn/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top