Breaking News
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional di Makassar | Disdik Pekanbaru Terbitkan Panduan MPLS, Ajak Orangtua dan Sekolah Saling Kolaborasi | Warga Dusun Damar Jaya Kompak Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Widodo Mengapresiasi Upaya Mandiri Masyarakat Desa Legundi | Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor, Pelaku Ditangkap di Muaro Bungo | Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Penanganan Backlog Perumahan dan Kawasan Kumuh | Empat Daerah di Sumbar Kompak Dukung Pengusulan Koridor Sajunraya sebagai PSN |

Pemkab BS Gelar Rakor High Level Meeting TPID Semester II Tahun 2024
Selasa 17 Desember 2024, 21:10 WIB

Siagaonline.com, Bengkulu Selatan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat pimpinan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Semester II Tahun 2024, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Selasa (17/12/24).

 

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan Sukarni Dunip SP, M.Si dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Perekonomian Setda. Provinsi Bengkulu, Asisten II Setda Bengkulu Selatan, jajaran FKPD, Ka. OPD,Kepala Pimpinan Bank BUMN dan BUMD serta tamu undangan lainnya.

 

Rakor kegiatan tersebut dalam rangka upaya pengendalian inflasi daerah menjaga stabilitas harga, ketersediaan barang kebutuhan pokok dalam menghadapi Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (NATARU) dan evaluasi kinerja program TPID tahun 2024 serta meningkatkan kinerja TPID Tahun 2025 di Kabupaten Bengkulu Selatan.

 

Dalam arahannya Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni Dunip SP, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat sinergi berbagai pihak yang terlibat dan memutuskan langkah strategis pengendalian inflasi permasalahan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

 

Ia juga menyampaikan pentingnya koordinasi dan sinergi semua pihak yang terlibat dalam pengendalian inflasi.

 

" Sesuai amanat Pak Mendagri, bahwa inflasi adalah tanggung jawab kita bersama, untuk itu mari kita jaga. Perkuat etalase pengendalian inflasi, operasi pasar dikoordinasikan dengan baik, terutama bahan pokok yang berpotensi inflasi, seperti beras, bawang-bawangan, tomat, cabai, telur dan lainnya, dan saya harap kegiatan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis study kelayakan pembangunan pabrik pakan ikan di Kabupaten Bengkulu Selatan dan juga dihadirkan narasumber penyampaian materi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala BPS Bengkulu Selatan, KPPN Bengkulu Selatan dan Kepala Biro Perekonomian Setda. Provinsi Bengkulu.(Yesi)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top