Breaking News
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki | Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolres Pekalongan Kota Pimpin Patroli Skala Besar Hingga Dini Hari | Hut Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan dan Dinkes Gelar Skrining Massal TB Paru |

Kembali Gelar Sosialisasi Pembinaan IPWK Di Dusun Laban Pasundan, Widodo : Tolong! Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Senin 17 Februari 2025, 21:36 WIB
Teks foto: Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lamsel, Widodo dalam giat Sosialisasi Pembinaan IPWK di Dusun Laban Pasundan Desa Sukabaru, Senin (17/2/2025).

SiagaOnline.com, Lamsel  - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan periode 2024 - 2029 Dapil III (Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Ketapang dan Sragi) dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Widodo kembali menggelar giat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK).


Giat sosialisasi kali ini, dipusatkan di halaman Masjid Ar-Royyan Dusun Laban Pasundan RT 06 RW 06 Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa dan warga lingkungan setempat, Senin (17/2/2025).

Kehadiran anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Selatan tersebut, disambut riang gembira oleh warga masyarakat. Pasalnya, baru kali ini wilayahnya didatangi oleh anggota legislatif. Dan mayoritas 10 persen warga masyarakat Dusun Laban Pasundan memilih Widodo pada Pileg 14 Februari 2024 lalu.

Pada moment tersebut, tokoh masyarakat setempat, Bapak Satria Mandala Putra menyampaikan rasa senang dan bahagia atas kehadiran wakil rakyat di wilayahnya yang telah dipilih oleh warga masyarakat Dusun Laban Pasundan.

"Alhamdulillah, meskipun diujung pelosok 'pak dewan mau hadir' Alhamdulillah," ucap Satria. Dirinya pun mengingatkan bahwa wakil rakyat yang hadir dihadapan mereka berkat doa dan dukungan mereka juga.

Terkait NKRI menurutnya harga mati dan Pancasila jaya. Dirinya pun tak lupa menyampaikan aspirasi masyarakat tentang dukungan wakil rakyat untuk membantu masyarakat membuat sertifikat hak milik tanah. Karena sebagian wilayah dusun tersebut, diklaim masuk kawasan register 1 Way Pisang.

Menanggapi hal tersebut, anggota legislatif Fraksi PAN dari Dapil 3 Widodo menyampaikan dirinya siap membantu aspirasi warga masyarakat Dusun Laban Pasundan. Hal tersebut bukan omong kosong. Sebab di wilayah Dusun Gunung Botol sudah ada bukti telah mendapatkan sertifikat tanah.

"Terkait usulan Kang H. Satria mengenai tanah. Apakah benar bapak-bapak ingin memiliki sertifikat? Tanya Widodo. Saya berani menyampaikan yang fakta ya! Kalau enggak fakta saya tidak berani," kata Widodo.

Sambungnya, saya sudah anggota DPRD. Kalau sebatas Dusun Laban Proyek, Laban Sunda sebelah sana jalan aspal insyaallah bisa berikut rumahnya. Di Dusun Gunung Botol sudah saya buat sebanyak 21 bidang dan sudah keluar sertifikatnya.

"Kalau Pak Kadesnya belum mau karena dikiranya harapan palsu (HP) ya sudah mandiri deh! Bikin percontohan 4 orang dulu biar masyarakat dan Kadesnya yakin. Dan kedepannya jika sudah ada bukti, bisa buat Prona rame-rame," jelasnya.

Diakhir penyampaiannya, Widodo mengharapkan agar masyarakat mengaplikasikan nilai luhur Pancasila, mulai dari sila pertama hingga sila ke-5. "Tolong! Amalkan nilai-nilai Pancasila, selain menjaga persatuan dan kesatuan juga menghindari kita dari ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti komunis, khilafah karena Indonesia negara kesatuan," Ujarnya.

Sementara, narasumber IPWK Ibu Fika menerangkan tentang Pancasila adalah dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila. Nama ini terdiri dari dua kata dari bahasa Sanskerta: पञ्च "pañca" berarti lima dan शीला "śīla," berarti prinsip atau asas.

Kemudian, menjelaskan kata ideologi tidak berasal dari bahasa Sansekerta, melainkan dari bahasa Yunani, yaitu idea dan logos.
Penjelasan idea berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, ide-ide dasar, atau cita-cita.

Logos berarti ilmu.
Secara harfiah, ideologi berarti ilmu pengetahuan tentang ide-ide (the science of ideas), atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar.

Ideologi dapat diartikan sebagai kumpulan konsep bersistem yang dapat dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan kelangsungan hidup.
Ideologi juga dapat diartikan sebagai cerminan cara berpikir orang atau masyarakat yang sekaligus membentuk orang atau masyarakat itu menuju cita-citanya.

Selanjutnya, menerangkan tentang wawasan kebangsaan, azaz, makna dan nilai-nilai wawasan kebangsaan serta konsep wawasan kebangsaan. Diakhir acara semua tamu undangan berfoto dengan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Widodo. (Yan)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top