Limau Kinari Ramaikan Penyambutan Ramadhan 2025
Daerah | Kamis, 27 Februari 2025 22:59:54 WIB
Siagaonline.com, Solok - Masyarakat Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, menggelar tradisi Sadakah Limau Kinari dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Acara berlangsung meriah di depan Kantor Wali Nagari Kinari pada Kamis (27/2/25)
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Wirasto, SH, unsur Forkopimcam Bukit Sundi, wali nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta Bundo Kanduang dan seluruh lapisan masyarakat Nagari Kinari.
Acara dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian anak nagari, seperti silek, tari tradisional, dan seni pertunjukan lainnya yang menggambarkan kekayaan budaya Minangkabau.
Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kinari, Dt Mangkuto Arek, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sadakah Limau merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga dan dipertahankan.
“Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus melestarikannya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai bentuk pengakuan terhadap nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Sadakah Limau.
Pamong Budaya Kabupaten Solok, Wirasto, SH, menyampaikan bahwa Sadakah Limau bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Nagari Kinari.
“Tradisi ini memiliki nilai filosofis yang tinggi, mencerminkan gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dengan diakuinya sebagai Warisan Budaya Tak Benda, ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga dan mengembangkannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya ini.
“Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Nagari Kinari yang tetap menjaga adat dan budaya di tengah arus modernisasi. Ini adalah aset berharga yang harus terus kita pertahankan. Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan budaya seperti ini agar tetap lestari,” katanya.
Dengan digelarnya Sadakah Limau Kinari, masyarakat diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan menjaga kearifan lokal dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(N)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :