Siagaonline.com, Dharmasraya - Rabu pagi, Langit Sungai Rumbai cerah, tapi tak ada yang lebih bersinar dari wajah-wajah para siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sungai Rumbai. Di panggung pertunjukan sekolah itu, 252 peserta didik Angkatan XVII berdiri tegap, siap menyambut babak baru dalam hidup mereka. Hari itu, mereka dikukuhkan. Mereka dinyatakan lulus, (21/05/2025).
Suasana terasa khidmat. Lampu-lampu panggung menyapu deretan bangku yang dipenuhi orang tua, guru, dan tamu undangan. Di wajah para siswa, terlihat campuran rasa haru, lega, dan semangat yang menggebu. Selama tiga tahun mereka belajar, berlatih, dan tumbuh - dan hari itu, semua usaha mereka terbayar.
Dari delapan program keahlian, para siswa tampil dengan kebanggaan yang berbeda. Ada yang berasal dari jurusan Desain Pemodelan Informasi Bangunan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Industri, Teknik Desain Gambar Mesin, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam, serta Teknik Sepeda Motor. Masing-masing membawa identitasnya sendiri, namun menyatu dalam semangat yang sama: menjadi lulusan vokasi yang siap bekerja dan berkarya.
Kepala SMKN 1 Sungai Rumbai, Nur Khamdi, S.Pd, memberikan pesan yang menyentuh hati. Ia menyebut hari itu bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal dari ujian hidup yang sebenarnya. “Dunia sedang menanti kalian. Dengan keterampilan dan karakter yang kalian bawa, saya yakin kalian akan menjadi kebanggaan di mana pun berada,” ucapnya di depan ratusan hadirin.
Tepuk tangan mengiringi setiap siswa yang maju ke depan untuk menerima pengukuhan. Tangis haru pecah di sudut-sudut ruangan. Di antara deretan bangku tamu, para orang tua mengabadikan momen itu, beberapa menahan air mata. Mereka tahu betul perjuangan anak-anak mereka - mulai dari begadang mengerjakan tugas, panasnya ruang praktik, hingga tantangan di tempat magang.
Ketua Komite Sekolah, Drs. Agusman Irwan, M.Si, juga hadir dalam acara tersebut. Di sela acara, ia menegaskan bahwa kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan tanpa pungutan apa pun kepada siswa dan orang tua. “Ini adalah bentuk komitmen kami agar pendidikan dan segala bentuk kegiatan pendukungnya tetap inklusif. Tak boleh ada siswa yang merasa terbebani untuk merayakan kelulusannya sendiri,” tegasnya kepada wartawan.
Hadir pula tokoh-tokoh penting seperti Kepala RSUD Sungai Rumbai dr. Sujito, Kapolsek Sungai Rumbai, para kepala SMA/SMK se-Dharmasraya, serta perwakilan industri seperti Manager PT DSL, Doan Johnson S. Keterlibatan pihak industri menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi telah dan terus menjalin sinergi nyata dengan dunia kerja.
Ketika acara berakhir, siswa-siswa saling berpelukan. Beberapa guru terlihat menyeka mata. Hari itu, tak hanya ijazah yang mereka bawa pulang. Tapi juga kenangan, pelajaran hidup, dan sebuah awal baru. Dari panggung itu, mereka berangkat sebagai lulusan. Sebagai harapan baru Dharmasraya.(Tegu)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :