‎ ‎Tambal Sulam Asal Jadi! Jalan Provinsi Sikabau–Simalidu Hancur Parah dan Ancam Keselamatan ‎ ‎
Siagaonline.com,Dharmasraya – Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Nagari Sikabau hingga Nagari Simalidu di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), kian memprihatinkan. Kerusakan parah di sepanjang jalur tersebut menjadi keluhan utama masyarakat dan pengguna jalan. Hal ini diduga akibat pekerjaan tambal sulam yang tidak bermutu sehingga tidak mampu menangani kerusakan jalan secara permanen.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa tambal sulam dilakukan secara asal-asalan dengan lapisan aspal yang sangat tipis. Alih-alih membaik, kondisi jalan justru kembali berlubang dan bergelombang dalam waktu singkat, bahkan di beberapa titik terlihat lebih parah dari sebelumnya.
“Jalan ini sudah lama rusak, tapi tambal sulamnya cuma asal-asalan. Hanya dioles sedikit, lalu dibiarkan. Akhirnya sekarang malah makin rusak,” keluh Rahmat seorang pengendara yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata ini juga menimbulkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga setempat pun merasa khawatir, terlebih saat malam hari dan musim hujan tiba.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi Pembangunan (LSM Gakorpan), Ayub Kelana, angkat bicara terkait buruknya kualitas pekerjaan tambal sulam yang dilakukan. Ia menilai pekerjaan tersebut asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
“Kami sangat menyayangkan kualitas tambal sulam yang dilakukan di ruas jalan provinsi ini. Padahal, ini adalah jalur strategis yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Namun, perbaikannya hanya tambal sulam tipis yang tidak bertahan lama,” tegas Ayub Kelana.
Menurut Ayub, pekerjaan seperti ini hanya menghabiskan anggaran dan merugikan masyarakat. Ia mendesak agar pemerintah provinsi, dinas pekerjaan umum, dan pengawas proyek segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kalau dibiarkan, kerusakan akan semakin parah dan yang dirugikan tentu masyarakat. Kami mendesak agar tambal sulam yang tidak bermutu ini diperiksa dan dievaluasi agar ada tindakan nyata untuk perbaikan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, melalui Kepala UPTD Jalan Provinsi Wilayah V, Ir. Joko Siswoyo, ST, MT, saat dikonfirmasi media ini melalui panggilan WhatsApp, hanya memberikan jawaban singkat. “Sedang rapat, tidak bisa diganggu,” jawab Joko, dan panggilan langsung ditutup. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.
Untuk diketahui, jalan provinsi dari Nagari Sikabau hingga Nagari Simalidu merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat ekonomi masyarakat. Buruknya kualitas perbaikan jalan ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam bagi warga, terutama mereka yang bergantung pada transportasi darat untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Jangan hanya sekadar tambal sulam tipis yang mudah rusak, tapi harus ada perbaikan jalan yang sesuai standar dan bertahan lama,” ujar seorang sopir angkutan umum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah provinsi maupun dinas terkait. Masyarakat berharap segera ada langkah konkret agar jalan provinsi ini kembali aman dan nyaman dilalui.(Tegu)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :