Kanwil Kumham Sumbar Gandeng UNP Tingkatkan Kesadaran HKI dan Peluang Kerja Sama Bidang Hukum
Daerah | Kamis, 27 Februari 2025 22:44:56 WIB
Siagaonline.com, Padang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Sumatera Barat terus menggencarkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan akademik, terhadap pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan peluang kerja sama di bidang hukum.
Dalam rangka mendekatkan layanan sekaligus sosialisasi, Kepala Kanwil Kumham Sumbar, Dr. Alpius Sarumaha, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Universitas Negeri Padang (UNP) melalui program Jemput Bola (Jebol) pada Kamis (27/02/25).
Kedatangan Dr. Alpius Sarumaha disambut langsung oleh Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., di ruang kerjanya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan UNP, di antaranya Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi, Sekretaris Universitas, Kepala LP2M, Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), serta Penjabat Kantor Hukum dan Organisasi UNP.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Alpius memaparkan berbagai program strategis Kanwil Kumham Sumbar, termasuk pentingnya pendaftaran HKI seperti hak paten, hak cipta, dan desain industri di kalangan civitas akademika. Ia juga menyoroti peran Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai sarana penyebarluasan informasi hukum kepada masyarakat.
“Kami berharap skripsi dan tesis mahasiswa UNP ke depan dapat memperoleh perlindungan HKI, sehingga karya ilmiah yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga terlindungi secara hukum dan berkontribusi lebih luas bagi masyarakat,” ujar Alpius.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., menyambut baik peluang kerja sama ini. Ia menyampaikan harapannya agar mahasiswa UNP dapat mengikuti program magang di Kanwil Kumham Sumbar guna memperluas wawasan praktis mereka di bidang hukum.
“Mahasiswa yang magang di Kanwil Kumham akan mendapatkan pengalaman langsung dalam harmonisasi peraturan perundang-undangan, penyusunan naskah akademik (legal drafting), serta memperluas cakrawala hukum. Ini akan memberikan nilai tambah kompetensi mereka, tidak hanya untuk menjadi jaksa atau hakim, tetapi juga profesional hukum yang lebih adaptif dan terampil,” ungkap Rektor.
Lebih jauh, Krismadinata juga menilai bahwa kerja sama ini dapat membantu mahasiswa dalam memperoleh data yang akurat dan komprehensif sebagai bahan penelitian maupun penulisan tugas akhir.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga hukum, terutama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa serta peningkatan perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :