Siagaonline.com, Banda Aceh – Tak mau ketinggalan dalam ajang bergengsi olahraga Aceh, 10 atlet tinju terdiri dari putra dan putri asal Kabupaten Simeulue ikuti pembukaan pertandingan Prapora di Banda Aceh. Semangat membara tampak jelas di wajah para atlet muda dari Kepulauan ujung barat Aceh ini saat mereka resmi ambil bagian dalam ajang turnamen Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra Pora) IV Tahun 2025.
Pertandingan yang berlangsung di kawasan Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh ini, sebagai ajang seleksi bergengsi yang dimulai hari ini Senin 7 Juli 2025, dan menjadi panggung awal bagi kontingen tinju Simeulue untuk mengukir prestasi dan meraih tiket menuju Pora 2026 di Aceh Jaya.
Keikutsertaan Simeulue kali ini bukan sekadar partisipasi, melainkan pernyataan tegas bahwa daerah kepulauan di ujung barat Aceh ini memiliki potensi besar di dunia olahraga, khususnya cabang tinju. Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, para atlet muda Simeulue datang membawa harapan besar bukan hanya untuk lolos ke Pora 2026, tetapi juga untuk mengharumkan nama daerah mereka.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, M. Johan Jalla yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Tinju Amatir Nasional (PERTINA) Kabupaten Simeulue, sekaligus pelatih tim, menyampaikan rasa bangga terhadap tim yang dibawanya. Menurut Johan Jalla, keikutsertaan dalam ajang Pra Pora ini adalah momentum penting bagi para petinju muda Simeulue untuk menunjukkan bahwa mereka pantas diperhitungkan di kancah tinju provinsi.
"Kita datang kesini bukan hanya untuk mengikuti pertandingan akan tetapi kita ingin menunjukkan dan membuktikan bahwa Kabupaten Simeulue memiliki petarung-petarung muda yang berbakat dan siap bersaing," ujar Johan Jalla kepada Siagaonline.com saat ditemui di lokasi pertandingan di Banda Aceh, Senin (07/07/2025).
Johan mengungkapkan bahwa persiapan para atlet telah dilakukan secara intensif selama beberapa bulan terakhir. Dengan bimbingan pelatih berpengalaman dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat Simeulue, tim tinju ini memiliki motivasi berlipat ganda.
Ajang Pra Pora IV 2025 sendiri menjadi titik krusial bagi para atlet Aceh untuk memperebutkan tiket menuju Pekan Olahraga Aceh (Pora) 2026, ajang olahraga terbesar di provinsi ini. Persaingan dipastikan akan berlangsung ketat, namun semangat dan tekad dari para petinju muda Simeulue menjadi modal utama yang tak bisa diremehkan.
"Dengan langkah awal yang optimis, publik Simeulue menaruh harapan besar agar para jagoan ring dari daerahnya mampu membawa pulang prestasi gemilang. Lebih dari sekadar medali, perjuangan ini adalah cermin dari tekad, semangat, dan harga diri sebuah daerah kepulauan yang ingin bersuara lebih keras di pentas olahraga Aceh." pungkas M. Johan Jalla. (HRD)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :