🢭 Siagaonline.com ⮞ Siaga Kepri
Kapal Pukat Trawl Milik AH Diduga Bebas Beroperasi di Perairan Lingga, Gunakan Kren untuk Tarik Jaring
Siaga Kepri | Jumat, 10 Oktober 2025 20:03:13 WIB
Baca juga:
 
  • Kapal Pukat Trawl Milik AH Diduga Bebas Beroperasi di Perairan Lingga, Gunakan Kren untuk Tarik Jaring
  •  

    Siagaonline.com, Tanjungpinang — Diduga seorang toke ikan asal Kota Tanjungpinang berinisial AH secara terang-terangan mengoperasikan sejumlah kapal pukat trawl di perairan Lingga dan Tambelan, Provinsi Kepulauan Riau.

    Informasi tersebut terungkap dari pengakuan seorang anak buah kapal (ABK) yang enggan disebutkan namanya. Ia menyebut, terdapat sekitar delapan unit kapal milik AH yang aktif beroperasi di wilayah tersebut.

     “Kapal yang saya ikut sekarang milik toke AH. Ada sekitar delapan unit kapal miliknya yang beroperasi,” ujarnya saat ditemui di pelabuhan baru-baru ini.

    Menurutnya, setiap kapal memiliki kapasitas 6 gross tonnage (GT) dengan tiga orang ABK. Kapal-kapal tersebut bahkan kerap beroperasi hingga ke wilayah Tambelan, meski Surat Penangkapan Ikan (SPI) yang dimiliki hanya mengizinkan aktivitas penangkapan maksimal 12 mil dari garis pantai.

    “Suratnya keluar, tapi kami hanya boleh sampai 12 mil dari pantai,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kapal pukat trawl berbeda dengan kapal nelayan tradisional karena dilengkapi dengan kren (alat pengangkat) untuk menarik jaring.

     “Kalau kapal kami, kren-nya ada di samping. Tapi tergantung jenis kapalnya, ada juga yang di belakang,” ungkapnya.

    Menurutnya, penggunaan alat tangkap trawl bersifat destruktif karena tidak memilah hasil tangkapan dan dapat merusak ekosistem laut.

    “Semua jenis ikan ikut tertangkap, bahkan batu karang pun ikut. Saya bagian penyaring ikan, jadi setelah ditarik, ikan-ikan kami pisahkan sesuai jenisnya,” katanya.

    Ia menambahkan, kapal-kapal tersebut biasanya beroperasi jauh dari pulau-pulau untuk menghindari konflik dengan nelayan tradisional.

     “Kalau dekat pulau, bisa ribut sama nelayan sekitar. Mereka bisa demo dan marah,” pungkasnya.

    Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 2 Tahun 2015, penggunaan kapal pukat trawl (pukat hela atau pukat harimau) dilarang keras di seluruh wilayah perairan Indonesia karena merusak ekosistem laut, menghancurkan habitat dasar seperti terumbu karang, serta mengancam keberlanjutan sumber daya ikan dan kehidupan nelayan tradisional.

    Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, Mufril, mengatakan bahwa alat tangkap yang dimaksud disebut sebagai Jaring Hela Dasar (JHD).

    Menurutnya, penggunaan JHD diperbolehkan berdasarkan Permen KP Nomor 36 Tahun 2023, dengan sejumlah ketentuan ketat, antara lain:

    Ukuran mata jaring kantong ≥ 1,5 inci

    Wajib dilengkapi alat pemisah penyu (Turtle Excluder Device/TED)

    Bagian kantong dilarang dirangkap

    Kapal motor berukuran >5 GT hingga 10 GT hanya boleh beroperasi pada Jalur Penangkapan Ikan II di zona 01 WPPNRI 711 (6–12 mil)

    Dilarang menggunakan alat tambahan seperti bola gelinding dan/atau rantai pengejut",  tulis Mufril melalui pesan WhatsApp , Jumat (10/10/2025).(Zen)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Herman Deru Inisiasi Pembentukan Wadah Organisasi Nasional Satlinmas, Usulkan Deklarasi Nasional Digelar di Sumsel
  • Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Empat Lawang, Tekankan Pentingnya IVA Test dan Literasi Digital
  • Modus Tenda Biru, L300 Diduga Muatan Rokok Ilegal Diamankan di Jalan Imam Bonjol
  • Pelaku Simpan Sabu 0,27 Gram Digerbak Polisi Di Kontrakan Desa Tegal Rejo
  • Harga Sawit di Pasir Limau Kapas Memprihatinkan, Petani Mengeluh
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Herman Deru Inisiasi Pembentukan Wadah Organisasi Nasional Satlinmas, Usulkan Deklarasi Nasional Digelar di Sumsel
    #2 Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Empat Lawang, Tekankan Pentingnya IVA Test dan Literasi Digital
    #3 Modus Tenda Biru, L300 Diduga Muatan Rokok Ilegal Diamankan di Jalan Imam Bonjol
    #4 Pelaku Simpan Sabu 0,27 Gram Digerbak Polisi Di Kontrakan Desa Tegal Rejo
    #5 Harga Sawit di Pasir Limau Kapas Memprihatinkan, Petani Mengeluh
    #6
    #7 Pemkab Tapsel Serahkan 16.500 Ekor Benih Ikan dan 2,9 Ton Pakan ke Pokdakan Dolok Marombun
    #8 Spanyol Juara Dunia 2026, Nobar di Pendopo, Bupati Tapsel Saksikan Kemenangan Tipis 1-0
    #9 PTBA Edukasi Siswa SD Lewat Green School
    #10 Kementan Minta Pemerintah Daerah Petakan Wilayah Rawan El Nino 
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved