Pemkab dan LAMR Rohul Gelar Potang Bolimau, Simbol Pensucian Diri Sambut Ramadhan 1447 H
Rokan Hulu | Rabu, 18 Februari 2026 14:38:58 WIB
Siagaonline.com, Rokan Hulu– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohul menggelar tradisi adat Potang Bolimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang sarat nilai religius dan budaya ini berlangsung khidmat di Pujasera Batang Lubuh, Pasir Pengaraian, Selasa (17/02/2026).
Acara dihadiri Bupati Rohul Anton didampingi Wakil Bupati Syafaruddin Poti, Sekretaris Daerah M. Zaki, Ketua DPRD Hj. Sumiartini, Ketua TP PKK dr. Yeni Dwi Putri, Ketua GOW Hj. Masni Taher, Ketua DWP Rohul Siska Irdaningsih, unsur Forkopimda, para staf ahli, asisten, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul.
Turut hadir Ketua MKA LAMR Rohul Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan, para raja di Lima Luhak, datuk ninik mamak, kalangan bangsawan, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Ashar berjamaah, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim. Setelah itu, seluruh rombongan mengikuti arak-arakan menuju lokasi utama prosesi Potang Bolimau.
Pelaksanaan tahun ini memiliki arti tersendiri karena menjadi Potang Bolimau pertama pada masa kepemimpinan Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa Potang Bolimau merupakan warisan adat turun-temurun yang dimaknai sebagai simbol penyucian diri, baik lahir maupun batin, menjelang Ramadhan. Prosesi ini, menurutnya, menjadi pengingat pentingnya membersihkan hati, mempererat ukhuwah, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
"Momen ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah untuk terus melestarikan adat dan budaya sebagai jati diri daerah, sekaligus menguatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati Anton.
Ia juga menyampaikan refleksi terhadap pembangunan daerah yang masih menghadapi keterbatasan fiskal. Menurutnya, kondisi APBD membuat sejumlah harapan masyarakat belum dapat direalisasikan sepenuhnya dalam waktu singkat.
"Dalam suasana Potang Bolimau ini saya sampaikan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Rohul, namun yakinlah ikhtiar tidak akan pernah berhenti dan terus berupaya menguatkan potensi daerah, mendorong kemitraan dengan swasta, optimalkan CSR serta meningkatkan efisiensi," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua MKA LAMR Rohul Datuk Seri Drs. H. Yusmar menyampaikan bahwa Potang Bolimau menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat untuk saling berbaur dan saling memaafkan.
"Semoga tradisi Potang Bolimau ini dapat mempererat ukhuwah Islamiah, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan menjadi pengingat untuk meningkatkan iman serta taqwa dalam menjalani ibadah Ramadhan," ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Bolimau Adat sebagai simbol pembersihan diri lahir dan batin. Tradisi ini menjadi wujud syukur sekaligus penguatan nilai spiritual dan komitmen menjaga kearifan lokal dalam menyambut Ramadhan dengan penuh keberkahan. (Des)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :