Dinas Pertanian Kabupaten Simeulue Luncurkan Program Gerakan Tanam Komoditas Cepat Panen
Daerah | Kamis, 05 Maret 2026 14:38:52 WIB
Siagaonline.com, Simeulue - Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui dinas pertanian dan pangan (Distanpan), meluncurkan program Upaya Khusus (UPSUS) melalui gerakan tanam komoditas cepat panen dan cepat menghasilkan sebagai langkah strategis untuk menanggulangi kemiskinan sekaligus mengendalikan inflasi daerah, Kamis (05/03/2026).
Program itu dipaparkan langsung oleh kadis pertanian, Samsuar, SP, di Aula Sekda Kabupaten Simeulue yang dihadiri oleh Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI-Polri, Kejaksaan, Inspektorat, serta sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan para Kepala Desa se-Kabupaten Simeulue.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simeulue, Samsuar, mengatakan program ini difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur yang tersebar di berbagai desa di wilayah tersebut. Pemerintah daerah mencatat terdapat sekitar 2.500 hektare lahan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Potensi lahan tidur yang tersedia mencapai sekitar 2.500 hektare yang tersebar di 138 desa di Kabupaten Simeulue. Lahan ini akan didorong untuk ditanami komoditas yang cepat panen dan cepat menghasilkan,” kata Samsuar dalam kegiatan itu.
Menurut dia, gerakan tanam ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat desa. Dengan memanfaatkan lahan yang selama ini belum produktif, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih cepat.
Sementara Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program UPSUS ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.
Ia menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.
“Melalui gerakan tanam komoditas cepat panen ini, kita berharap dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka kemiskinan dan inflasi di daerah,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa ke depan dapur SPPG yang ada di Kabupaten Simeulue harus memanfaatkan bahan pangan lokal yang berasal dari hasil pertanian masyarakat Simeulue.
“Saya berharap bahan yang tersedia di masyarakat Simeulue tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah. Program MBG justru bertujuan untuk memanfaatkan hasil pertanian petani lokal di daerah masing-masing," ujarnya. (HRD)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :