Siagaonline.com, Lamsel - Pendakian Puncak Gunung Rajabasa berjalan sukses tampa ada kendala sesuai dengan harapan, dilakukan oleh rombongan satu keluarga pendaki, yakni Bapak Suyadi beserta sang istri (Sri Suprapti) dan kedua anaknya, Ummul Nanda Ridhotun dan M. Ilham Bintang, Kamis (28/05/2026).
Disepanjang jalur pendakian, rombongan juga berpapasan dan disapa hangat oleh para pendaki pencinta Gunung Rajabasa dari berbagai daerah kabupaten di Provinsi Lampung termasuk juga bertemu dengan pendaki dari mancanegara.
Menurut Bapak Suyadi, bahwa kegiatan pendakian bersama keluarga ini dilaksanakan untuk mengisi akhir pekan panjang (long weekend) dan tanpa perencanaan yang panjang dan matang.
"Alhamdulillah, pada hari Kamis, 28 Mei 2026 kegiatan Muncak ke Gunung Rajabasa satu keluarga saya sukses tanpa kendala maupun hambatan. Meskipun sebelumnya tanpa rencana yang panjang dan matang, " ungkapnya pada media ini, Jum'at (29/05/2026) sore.
Sambungnya, ide mendaki tersebut tercetus awalnya saat momen ngobrol dengan keluarga kecilnya, Rabu malam 27 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Di situ ia bertanya dan menawarkan pada anak gadisnya untuk mengisi hal positif pada liburan bulan Mei ini.
"Apakah ada rencana mau mendaki Gunung Rajabasa Nak? Bagaimana kalau kita semua berangkat? " Tanya Bapak Suyadi sekaligus menawarkan. Dan Ide tersebut disetujui oleh semua semua keluarga kecilnya, sehingga giat tersebut terlaksana.
Lebih detail Bapak Suyadi menceritakan bahwa dirinya bersama keluarga kecilnya adalah semua pencinta alam. Menaklukkan Puncak Gunung Rajabasa ini adalah puncak gunung yang ke-6 yang telah berhasil ditaklukkan.
Sebelumnya, dirinya telah menaklukkan Puncak Gunung Tanggamus, Puncak Gunung Kasui, Puncak Gunung Pesagi, Puncak Gunung Dempo, dan Puncak Gunung Sablat di Bengkulu.
"Buat kedua anak saya muncak ke Gunung Rajabasa ini bukanlah hal asing lagi, karena anak gadisku ( Ummul Nanda Ridhotun ) telah menaklukkan Puncak Gunung Rajabasa ini yang ke-5 dan buat anak bujang saya ( M. Ilham Bintang ) ini yang ke-3 kalinya. Sedangkan buat istri saya ( Sri Suprapti ), baru pertama kali, " ungkapnya.
Menurutnya, pendakian ke Gunung Rajabasa kali ini sensasinya sangat luar biasa buat dirinya. Karena satu keluarga bisa muncak (mendaki) bersama dan memiliki tantangan yang juga luar biasa, karena diusia seperti mereka jarang orang mau melakukan.
"Alhamdulillah cuaca saat itu sangat mendukung dan pendakian lancar, aman tanpa hambatan berarti. Selain itu kita juga bisa menikmati panorama yang luar biasa berupa hamparan laut lepas, birunya Selat Sunda, deretan pulau-pulau kecil, dan Pulau Jawa di kejauhan saat cuaca cerah, " tuturnya.
Meskipun Gunung Rajabasa memiliki ketinggian hanya 1.282 meter di atas permukaan laut (mdpl). Namun sangatlah berbeda dengan pendakian sebelumnya (puncak gunung lainnya). Karena Gunung Rajabasa ini berlokasi sangat dekat dengan garis pantai dan Selat Sunda.
Rombongan keluarga Bapak Suyadi menempuh perjalanan sekitar 4 jam untuk mencapai pos terakhir yang paling dekat dengan Puncak Gunung Rajabasa. Jalur pendakian dimulai dari base camp ". Teropong Kota " Sumur kumbang, Kalianda.
Bapak Suyadi mengapresiasi para penjaga pos pendakian atas sambutan dan pelayanan bagi para pendaki. Iapun berpesan untuk meningkatkan pelayanan di setiap pos karena dirinya yakin Puncak Gunung Rajabasa adalah salah satu tujuan bagi para pencinta alam dan Mapala.
"Pesan buat para penjaga pos agar ada perbaikan serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik bagi para pendaki untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan, " pesannya.
"Kehadiran petugas yang sigap akan meminimalkan risiko kecelakaan, mengatur manajemen logistik, serta menjadi pusat informasi cuaca dan kondisi jalur terkini bagi para pendaki, " imbuhnya. (Alfian)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :