PT SAI Tegaskan Penanganan Warga yang Diamankan Mengedepankan Pemeriksaan Kesehatan
Siagaonline.com, Rokan Hulu– PT Sawit Asahan Indah (SAI) memberikan penjelasan terkait penanganan terhadap SR, warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, yang diamankan petugas keamanan perusahaan karena diduga melakukan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di area perkebunan perusahaan, Selasa (2/6/2026).
Corporate Development Officer (CDO) PT SAI, Ilka Iskandar, mengatakan bahwa perusahaan sejak awal memprioritaskan kondisi kesehatan SR setelah yang bersangkutan mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada saat berada dalam penanganan petugas keamanan.
"Ketika diamankan, yang bersangkutan mengeluhkan sakit di bagian dada. Atas dasar itu, kami langsung mengambil langkah cepat dengan membawanya ke Polibun SAI untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan memastikan kondisi kesehatannya," ujar Ilka, Rabu (3/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan perusahaan tersebut, kondisi SR dinyatakan normal. Meski demikian, PT SAI memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan guna memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan secara lebih komprehensif.
"Setelah pemeriksaan awal, kami membawanya ke RS Awal Bros Ujung Batu untuk menjalani pemeriksaan rontgen. Hasilnya menunjukkan kondisi yang baik. Bahkan atas permintaan keluarga, dilakukan pula pemeriksaan CT Scan dan hasilnya juga tidak menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang mengkhawatirkan," jelasnya.
Menurut Ilka, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan setiap orang yang berada dalam penanganan petugas memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.
"Kami berupaya memastikan kondisi yang bersangkutan benar-benar baik. Karena itu pemeriksaan dilakukan secara bertahap, mulai dari fasilitas kesehatan perusahaan hingga rumah sakit, sehingga kondisi kesehatannya dapat diketahui secara jelas dan objektif," katanya.
PT SAI juga menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif apabila diperlukan keterangan lebih lanjut dalam proses penanganan kasus tersebut oleh pihak berwenang.
"Kami siap memberikan keterangan dan bekerja sama dengan pihak terkait apabila diperlukan dalam proses lanjutan," tambah Ilka.
Sebelumnya, SR mengaku mengalami tindakan kekerasan saat diamankan oleh petugas keamanan perusahaan. Menanggapi hal itu, PT SAI menyatakan fokus utama yang dilakukan setelah muncul keluhan sakit dada adalah memberikan penanganan kesehatan dan memastikan kondisi yang bersangkutan melalui serangkaian pemeriksaan medis.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan penganiayaan yang disampaikan SR.
PT SAI menegaskan akan terus menjalankan prosedur penanganan yang mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :