Tak Sekadar Bagi-Bagi, Pemkab Tapsel Wajibkan Audit Alsintan dan Sistem Pinjam Pakai
Siaga Sumut | Jumat, 17 Juli 2026 12:59:35 WIB
 |
| Keterangan Foto: Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan alsintan sekaligus menekankan mekanisme audit dan pinjam pakai kepada perwakilan kelompok tani di UPT Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jalan Pe |
Tapsel, SiagaOnline.com - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di UPT Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang Matinggi, Kota Padangsidimpuan, Jumat (17/7/2026). Penyerahan ini tidak hanya ditandai dengan seremoni simbolis, melainkan juga penetapan mekanisme pengawasan ketat agar aset negara benar-benar berfungsi optimal bagi petani.
Gus Irawan menegaskan bahwa alsintan yang diserahkan merupakan aset publik yang wajib dikelola secara kolektif, bukan kepemilikan eksklusif satu kelompok. Ia secara spesifik memerintahkan Dinas Pertanian untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh alsintan yang telah disalurkan dalam lima tahun terakhir guna memastikan tidak ada unit yang terbengkalai atau disalahgunakan.
"Tujuan utama bantuan ini adalah meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. Karena itu, alsintan harus dimanfaatkan bersama, dirawat dengan baik, dan tidak dibiarkan menganggur setelah selesai digunakan oleh kelompok penerima," tegas Bupati Gus Irawan Pasaribu.
Lebih jauh, bupati mendorong penerapan sistem pinjam pakai antar-kelompok tani dengan biaya operasional yang wajar. Langkah ini diambil agar manfaat mekanisasi dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh petani yang belum menerima bantuan langsung namun tetap membutuhkan akses peralatan modern untuk mengolah lahan.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapsel Taufik Batubara melaporkan bahwa bantuan kali ini mencakup 3 unit traktor roda empat, 21 unit traktor roda dua, 15 unit power thresher, 17 unit pompa air, mesin pemipil jagung, serta satu unit crawler. Unit crawler tersebut akan difungsikan sebagai brigade alsintan yang beroperasi secara bergilir melayani kebutuhan petani di seluruh wilayah kabupaten.
Selain aspek mekanisasi, Gus Irawan juga menyoroti pentingnya optimalisasi lahan tidur mengingat 75 persen penduduk Tapsel menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Untuk mendukung permodalan, ia kembali mengingatkan petani memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jagung berbunga nol persen melalui Bank Sumut dan menghindari pinjaman nonformal berbunga tinggi yang membebani ekonomi keluarga.
Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan dan Ketua HKTI Tapsel Amirsyam Rangkuti menyambut baik langkah preventif pemerintah daerah. Mereka menyatakan kesiapan seluruh kelompok tani untuk menjaga, merawat, dan menerapkan sistem pemanfaatan bersama sesuai arahan bupati demi peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(Mubin)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :