Senin, 04 Juli 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Awal Triwulan II, Bapenda Pekanbaru Berhasil Lampaui Target Capain Pajak Sebesar Rp257 Miliar
Jumat, 10-06-2022 - 22:16:42 WIB
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin
TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru capaian pajak daerah terus alami trend positif seiring kasus Covid-19 kian melandai.

Bahkan terhitung hingga Triwulan II tahun 2022, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru telah mengumpulkan Rp257, 4 miliar.

Capaian ini melebihi target triwulan sebesar Rp256 miliar. Bapenda Kota Pekanbaru mengumpulkan jumlah ini hingga awal triwulan II tahun 2022.

Menurut Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, capaian pajak daerah pada triwulan II sudah 100,5 persen dari target. Masih ada waktu tersisa beberapa minggu kedepan untuk memaksimalkan pendapatan daerah pada triwulan II ini.

"Alhamdulillah untuk triwulan II kita sudah melebihi target. Kami terus upayakan untuk memaksimalkan penagihan," katanya, Jumat (10/6/2022).

Dijelaskannya, capaian ini juga tidak terlepas dari seluruh tim Bapenda dan pihak kecamatan. Mereka turun langsung ke para wajib pajak (WP).

Mereka gencar melakukan upaya Sosialisasi Daftar Tagih (SDT) ditengah masyarakat. Mereka menyasar para penunggak pajak.

Kantor Bapenda Kota Pekanbaru

"Kita juga lakukan penagihan aktif, by name by address ini yang kita kerjakan sekarang. Kita juga turun melakukan penagihan aktif sambil validasi," terang pria yang kerap disapa Ami.

Seiring melakukan SDT, tim di lapangan juga melakukan validasi objek pajak. Mereka memastikan objek pajak sesuai dengan SPPT.

"Misalnya ada dulu tanah 1 hektare, dijual dan sekarang sudah kurang. Atau misalnya sudah jual SPPT masih terbit juga, ini yang kita validasi. Kita libatkan camat dan lurah, kita serahkan data piutang itu untuk bersama lakukan penagihan aktif dan validasi," terangnya.

Zulhelmi menilai, untuk pendapatan pajak daerah terjadi peningkatan. Terutama dari sektor BPHTB. Salah satu penyebab karena banyak diskon yang diberikan pemerintah kota. Seperti saat ini, pendaftaran pertama BPHTB pemerintah kota memberi diskon 50 persen.

"Kami mengimbau untuk memanfaatkan kebijakan yang diberikan pemerintah kota ini. Kami juga apresiasi dan terimakasih kepada wajib pajak yang taat dalam pembayaran pajak kepada pemerintah," tutupnya.(Adv)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Awal Triwulan II, Bapenda Pekanbaru Berhasil Lampaui Target Capain Pajak Sebesar Rp257 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Turnamen Badminton Kundur Cup Resmi Ditutup Kapolsek Kundur
     
    ADVERTORIAL
    Bencana Alam Tanah Longsor Menutupi Jalan Umum Malalak
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved