Minggu, 04 Desember 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
CORE Indonesia Ingatkan Pemerintah Tidak Fokus Investasi Melainkan pada Penyerapan Tenaga Kerja
Kamis, 21-01-2021 - 10:02:57 WIB
Pengamat mengingatkan pemerintah tidak fokus investasi melainkan pada penyerapan tenaga kerja.
TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com, Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengingatkan pemerintah untuk tidak fokus semata pada peningkatan nilai investasi saja, melainkan efek domino yang diciptakan dari investasi tersebut. Dalam hal ini, ia menyebutkan penyerapan tenaga kerja.
Sebab, penyerapan tenaga kerja mengalami penurunan setiap tahunnya. Ia mencatat sejak 2014 total investasi berbanding serapan tenaga kerja mengalami penurunan signifikan. Pada 2014, per Rp1 triliun investasi yang masuk sebanding dengan penyerapan sebanyak 3.090 orang.

Lalu, turun pada 2015 menjadi 2.632 pekerja per nominal sama. Pada 2016, angkanya semakin turun menjadi 2.272 orang per Rp1 triliun investasi masuk.

Kemudian, pada 2017, 2018, dan 2019 secara berturut-turut konsisten melandai menjadi 1.698 orang, 1.331 orang, dan 1.277 orang per Rp1 triliun dana investasi.

"Yang perlu dicatat adalah kebijakan meningkatkan investasi tidak berfokus pada seberapa investasi yang masuk, tapi harus melihat dari sisi multiplier effect. Misalnya, dari sisi penyerapan tenaga kerja," jelasnya di webinar CORE Indonesia, Rabu (20/1).

Oleh karena itu, ia menilai perlu dibuat kebijakan yang mendorong agar investasi menimbulkan efek domino terutama dalam bursa ketenagakerjaan. Dalam hal ini, dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Omnibus Law Cipta Kerja.

Apalagi, selama pandemi terjadi lonjakan jumlah pengangguran. Mengutip laporan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), industri manufaktur misalnya, merupakan satu dari tiga sektor yang mengambil kebijakan pemberhentian pekerja dalam waktu singkat. Padahal, sektor terkait merupakan sektor padat karya.

Sebanyak 52,23 persen perusahaan dalam lingkup industri pengolahan mengaku melakukan pengurangan pegawai di tengah pandemi.

Jumlah tenaga kerja yang bekerja di sektor ini menurun 8,93 persen, yakni dari 19,2 juta orang pada Agustus 2019 menjadi 17,5 juta orang pada Agustus 2020. Artinya, terjadi PHK kepada 1,7 juta pekerja manufaktur.

"PR-nya besar sekali, sangat relevan karena selama pandemi pengangguran justru meningkat, banyak terjadi di industri manufaktur," tutupnya.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • CORE Indonesia Ingatkan Pemerintah Tidak Fokus Investasi Melainkan pada Penyerapan Tenaga Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Bimtek SMKK Dibuka, Sekdakab Way Kanan Himbau Peserta
     
    ADVERTORIAL
    Jambore Kader PKK Panggung Perekat Silaturahmi Mendorong Kreativitas Dan Inovasi
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved