Jum'at, 03 Februari 2023
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Program SLBB Dibuka, Wujudkan Pembudidaya Bandeng Berketahanan
Rabu, 25-01-2023 - 12:40:06 WIB

TERKAIT:
   
 

Siagaonline.com, Kota Pekalongan - Zurich Flood Resilience Alliance (ZFRA) Yayasan Mercy Corps Indonesia (MCI) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan OPD terkait lainnya melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) Pekalongan yang dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Pokja Perubahan Iklim Jawa Tengah, Nathan Setyawan, dan turut dihadiri Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Retno Widyaningsih, Kepala DKP Kota Pekalongan, Sugiyo, Kepala Bappeda Kota Pekalongan, Cayekti Widigdo, Kalakhar BPBD Kota Pekalongan, Aprilyanto Dwi Purnomo,  Kepala DKP Kabupaten Kota Pekalongan, Edy Prabowo,  Manager Program ZFRA MCI, Denia Aulia Syam beserta jajarannya, para lurah yang disasar program SLBB ini yakni diantaranya Kelurahan Krapyak, Degayu, dan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, akademisi Unikal, kelompok pembudidaya bandeng dan kelompok perempuan pesisir Kota dan Kabupaten Pekalongan, berlangsung di Gedung Technopark Perikanan Kota Pekalongan, Selasa (24/1/2023).

Kepala DKP Kota Pekalongan, Sugiyo menyambut baik dan mengapresiasi adanya Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) yang diinisiasi oleh ZFRA Yayasan Mercy Corps Indonesia. Menurutnya, program yang nantinya berjalan sejak 24 Januari-15 Mei 2023 di 3 kelurahan yang ada di Kota Pekalongan ini tentu akan sangat bermanfaat sekali bagi para pembudidaya bandeng.

"Karena saat ini kondisi tambak mereka sering tergenang. Dalam program ini, Mercy Corps Indonesia akan mengadopsi teknologi budidaya yang dikembangkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan yaitu dengan memanfaatkan jaring apung yang disesuaikan dengan kondisi alam Kota Pekalongan yang saat ini tergenang lebih dari 2 meter," ucapnya.

Sehingga, hal ini perlu disikapi bersama, dimana dirinya bersyukur adanya program SLBB sendiri sebenarnya sudah sejak lama disampaikan ke Mercy Corps dan akhirnya bisa langsung diimplementasikan di lapangan dari hulu hingga ke hilir.

"Dari hulu mulai dari proses persiapan lahan hingga pendadaran benih bandeng (nener), kemudian proses pembesaran, dilanjutkan produksi dan pasca produksi termasuk penjualan hasil budidaya bandeng ini akan didampingi oleh Mercy Corps Indonesia," tegasnya.

Lanjutnya, pihaknya mencontohkan kondisi tambak di wilayah Degayu yang airnya tergolong payau sehingga memungkinkan budidaya bandeng.

"Sasaran selain Degayu, ada Kelurahan Bandengan dan Krapyak yang menjadi wilayah piloting project dan kami sarankan juga tadi hasil budidaya tidak hanya diolah menjadi produk yang sudah ada seperti bandeng presto, namun bisa diolah lebih kreatif lagi berbahan dasar bandeng, misalnya nugget, pempek, bakso, dan sebagainya. Hal ini agar produk olahan dari pembudidaya yang disasar program ini bisa lebih tersalurkan dan meningkatkan pendapatan mereka," ungkapnya.

Sementara itu, Manager Program ZFRA MCI, Denia Aulia Syam menjelaskan bahwa, latarbelakang diadakan SLBB ini adalah dibawah program ZRFA, Mercy Corps Indonesia selain bekerja di bidang penguatan kebijakan, pihaknya mencoba merecycle permodalan praktik-praktik percontohan dalam rangka meningkatkan ketahanan iklim dan banjir dari mata pencaharian yang diidentifikasi dari hasil kajian sangat terdampak dalam hal tersebut.

"Dibawah program ZRFA ini, kami mengembangkan model mata pencaharian berketahanan iklim dan banjir baik di wilayah hulu maupun wilayah pesisir," tutur Denia.

Lanjutnya, di wilayah pesisir ini, Mercy Corps Indonesia menyasar pembudidaya yang bekerja di komoditas bandeng mulai dari edukasi persiapan bibit (nener), budidaya bandeng, pasca produksi dengan skema nilai tambah pembuatan bandeng presto melalui pendampingan dan pelatihan kapasitas dari para pelaku menggandeng Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG Jawa Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten dan Kota Pekalongan, dan Bappeda Kabupaten dan Kota Pekalongan.

Di dalam rangkaian mata pencaharian berketahanan ini diawali dengan proses perencanaan guna lahan partisipatif yang menggandeng komunitas setempat di 10 kelurahan/desa yang ada di Kota dan Kabupaten Pekalongan mulai hulu hingga pesisir. Dimana, di wilayah pesisir, pihaknya telah mengidentifikasi sumber daya setempat yang berpotensial dikembangkan namun terdampak banjir dan rob serta dari aspirasi masyarakat yang mengusulkan Sekolah Lapang untuk menyasar ke pembudidaya bandeng.

"Terutama fokus kami pada komunitas yang berdekatan dengan keseharian nelayan kecil dari komunitas yang ada.  Akhirnya, kami memilih komunitas pembudidaya bandeng, mengingat untuk budidaya bandeng, nelayan kecil ini sebagai pelaku utama langsung dan lebih erat kaitannya dengan keseharian yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh mereka sendiri," tandasnya.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Program SLBB Dibuka, Wujudkan Pembudidaya Bandeng Berketahanan
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Masrul Gusti Terpilih Jadi Ketua PWI Rohil
     
    ADVERTORIAL
    Guna Mendengar Keluhan Masyarakat, Kapolres Dharmaraya Kembali Gelar Curhat Kamtibmas
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved