Oknum Wartawan Citra News Diancam Dengan Pisau Saat Meliput Berita OP SDA Di Sei Haur
Daerah | Kamis, 12 September 2024 07:34:55 WIB
SiagaOnline.com, Kapuas - Sungguh tragis seorang oknum wartawan Jum dari media Citra news Kabiro Kapuas Waktu Sedang meliput berita OP SDA Bidang Pengairan Tahun Anggaran 2024 Milik Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, Jum diancam dengan pisau dan leher sempat dicekik oleh salah seorang Oknum Pekerja OP yang dikoordinir oleh oknum pengamat pengairan Pernandus di lokasi Sei Haur Kecamatan Kapuas Murung.
Menurut Jum seorang oknum wartawan dari media Citra News Kabiro kabupaten Kapuas menceritakan awal kronologis kejadian pada hari Selasa pukul 9 wib, dia datang ke lokasi pekerjaan OP SDA yang sedang dikerjakan menggunakan mesin pemotong rumput, lalu menyapa kepada salah pekerja yang sedang bekerja menggunakan mesin pemotong rumput, lalu wartawan Jum bertanya kepada pekerja itu, ini pekerjaan punya siapa pa, jawabnya kepada wartawan Jum saat itu, jawab pekerja itu kepada Jum pekerjaan itu pa, punya Wanson pengamat pengairan di Kapuas murung jawabnya kepada Jum, lalu kemudian wartawan Jum mengambil hp dari saku celananya langsung mengambil foto pekerja yang menggunakan mesin pemotong rumput yang bekerja saat itu.
Begitu oknum wartawan Jum sudah mengambil foto, langsung pekerja tadi membentak dengan kata-kata kasar. "Hei hapus foto itu kalau tidak dihapus Ikam kutimpas, atau kobacok dengan parang ini," ucap pekerja yang di belakang pemegang mesin pemotong rumput pada saat itu.
Dan bahkan lebih parah lagi, datanglah teman pekerja yang lain dengan membawa pisau atau parang langsung mencekik leher oknum wartawan tadi dan mau membacok wartawan Jum tadi. Tanpa perlawanan wartawan jum mempersilahkan pekerja tadi untuk membacok lehernya. Tapi karena oknum wartawan jum di situ sendiri jadi dia pasrah pada saat itu, dan dari pada dia mati sendiri dia minta maaf kepada pekerja itu, dan baru dia dipersilahkan pulang ucap Jum kepada media siagaonline.com 11/09/24.
Jum juga menambahkan bahwa iya tak terima dengan perbuatan pengancaman dengan parang serta pencekikan yang dilakukan oleh pekerja dari oknum pengamat pengairan yang berinisial Pernands tehadap dirinya red.
Dan jika tidak ada penyelesaian dari pihak oknum pengamat pengairan Pernands dengan saya, maka masalah pengancaman dan pencekikan terhadap diri saya maka saya selaku wartawan media news Kabiro Kapuas akan melaporkan ke polisi pungkasnya.
Sementara itu Pengamat Pengairan Kapuas Murung Pernandus ketika dihubungi via whatshapp menjawab sampai saat ini saya belum mengetahui kronologis kejadiannya, ujar pernandus. (MS)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :