Operasi Jagratara, Komitmen Imigrasi Pastikan WNA Patuhi Aturan
Daerah | Rabu, 02 Oktober 2024 13:49:39 WIB
SiagaOnline.com, Denpasar - Direktur Jenderal Imigrasi membuka rangkaian operasi PengawasanKeimigrasian “Jagratara” dengan apel pasukan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Balipada Rabu (02/10/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Gubernur Bali, SM Mahendra Jaya; Ketua DPRD Bali, Dewa Jack; serta Kapolda Bali Irjen. Pol. DanielAdityajaya.
Sebanyak 125 personel Imigrasi yang terdiri dari Penyidik PNS Imigrasi,Petugas Patroli, hingga Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi. Operasi Jagratarasendiri merupakan operasi pengawasan orang asing yang dilaksanakan secaraserentak oleh petugas imigrasi bidang penegakan hukum se-Indonesia.
“Operasi Jagratara kali ini merupakan penutup di tahun 2024. Tahun ini kami sudahmenjalankan 2 (dua) kali operasi pengawasan orang asing serentak se-Indonesia.Operasi Jagratara lahir dari tantangan yang muncul seiring meningkatnya jumlah orangasing di Indonesia, terutama di sektor pariwisata dan investasi.
Pengawasan intensifdiperlukan untuk menjamin bahwa setiap pendatang mematuhi aturan imigrasi yangberlaku di Indonesia, kita ingin pelintas yang berkualitas,” jelas Direktur JenderalImigrasi, Silmy Karim di sela-sela pembukaan Operasi Jagratara.Guna mempersiapkan operasi Jagratara, Direktorat Pengawasan dan PenindakanKeimigrasian telah memerintahkan kantor imigrasi di seluruh Indonesia.
Pengawasandilaksanakan dengan memperhatikan kondisi stabilitas keamanan dan mitigasi risiko.Adapun petugas yang menemukan dugaan pelanggaran dapat langsung melakukan penindakan kepada orang asing, sesuai dengan aturan yang berlaku.Untuk mendukung pengawasan keimigrasian, pada acara tersebut Direktorat Jenderal Imigrasi juga menyerahkan secara simbolis 20 unit kendaraan patroli baru (dari total265 kendaraan patroli) kepada kantor imigrasi di Bali untuk meningkatkan mobilitas timdi lapangan.
Alokasi mobil patroli imigrasi menyesuaikan konsentrasi warga negaraasing (WNA) di setiap wilayah. Dengan penambahan sarana prasarana tersebut responimigrasi dalam menindak akan lebih cepat, dan jangkauan operasi yang bisa dicapaipetugas lebih luas dan merata.
“Kami ingin memastikan bahwa Indonesia merupakan destinasi yang nyaman bagiwisatawan maupun investor mancanegara yang taat terhadap aturan.
Di sisi lain,pengawasan keimigrasian diharapkan menciptakan situasi aman bagi masyarakatIndonesia, khususnya dari kejahatan lintas negara atau orang asing yang menggangguketertiban umum,” pungkas Dirjen Imigrasi. (Agus v)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :