Proyek Rekontruksi Jalan Handel Semangat Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Dikerjakan Asal Jadi
Daerah | Sabtu, 09 November 2024 08:01:24 WIB
SiagaOnline.com, Kapuas - Proyek rekontruksi jalan handel semangat yang berlokasi di kelurahan selat dalam kabupaten kapuas provinsi kalimantan tengah diduga dikerjakan asal jadi dan patut diduga tidak sesuai dalam kontrak penawaran. Proyek rekontruksi jalan handel semangat tersebut adalah milik DPUPRPKP Kabupaten Kapuas Bidang Bina Marga dengan nomor kontrak 600.8/14/KTRK-BM/DAU/V/DPUPRPKP 2024, tanggal 8 Mei 2024.
Adapun nilai kontrak adalah sebesar Rp 2.468.750.000,-( dua miliar empat ratus enam delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
Menurut informasi yang dihimpun awak media siaga online.com kapuas dari salah
seorang warga yang tinggal disekitar lokasi pekerjaan yang juga tidak mau menyebutkan namanya 08/11/24.
Saya selaku warga di sini merasa prihatin terhadap pekerjaan jalan yang dilaksanakan oleh CV Hayak Basewut Pusat Palangka Raya, kelihatan asal jadi saja tidak memperhitungkan kualitasnya jangan- jangan setahun sampai dua tahun timbunan yang baru saja selesai sudah rusak lagi, sehingga kami sebagai penerima manfaat sebagai pengguna jalan sangat dirugikan karena kualitasnya kurang baik.
Seperti contoh untuk pemasangan kayu cerucuk pengunci pada kiri,maupun kanan bahu jalan ada yang dipasang dan ada juga yang tidak menggunakan kayu cerucuk kenapa?
Kemudian untuk Siring longsekmen hanya ada bagian ujung sebagai pengganti cerucuk kenapa tidak memakai longsekman semuanya biar timbunan jalan menjadi kuat ucapnya.
Kemudian untuk tebal atau timbunan jalan ada yang mencapai 18 cm, dan ada pula yang cuma 10 cm tebalnya tidak merata setelah dilakukan pengukuran tebal atau tinggi timbunan pada jalan yang sudah dikerjakan tadi.
Untuk kayu Galam tiang cerucuk, ada yang dipasang kayu Galam bekas terbakar dan dicampur dengan Galam ukuran kecil dan ditumbuk walaupun asalnya kelihatan rapat pakai geotek tapi akhirnya setelah digilas dipadatkan dengan alat berat bomac, nampak tanah timbunan sudah mulai miring dan turun keluar dari sela kayu cerucuk sehingga sudah mengurangi volume hasil pekerjaan itu tegasnya.
Sementara itu kepala Dinas PUPRPKP melalui pelaksana teknis lapangan Binsar mengatakan bahwa pekerjaan jalan di handel semangat itu sudah sesuai tinggi timbunan mencapai 40 cm untuk volume sudah lebih.
"Kemudian untuk kayu cerucuk kenapa tidak semuanya kami pasang karena kondisi tanah masih lembek, atau belum labil," ucapnya.
Kemudian untuk longsegmen kenapa kami pasang diujung saja karena di sana dekat jalan lintas dan getaran sangat kuat, jadi kami menggunakan longsegmen agar mengurangi kerusakan makanya kami tidak berani mengaspal jalan itu, karena tanahnya masih belum labil, dan timbunan itu kami selesaikan sampai BSB saja. Dan kenapa jalan itu tidak semuanya pakai kayu cerucuk pada kiri kanan bahu jalan, jawabnya, karena dananya tidak cukup.
Yang menjadi pertanyaan kenapa pihak perencanaan sejak awal tidak menghitung dana untuk membangun proyek rekontruksi jalan handel semangat itu pada akhirnya tidak cukup, sedangkan dana yang digunakan sesuai pagunya 2 miliar lebih untuk timbunan sampai ketingkat BSB saja. Apakah perencanaan itu cuma di atas meja saja tanpa survei terlebih dahulu? (MS).
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :