Proyek Penimbunan Halaman SMK Negeri 2 Kuala Kapuas Diduga Mangkrak
Daerah | Selasa, 04 Februari 2025 12:24:59 WIB
SiagaOnline.com, Kapuas - Proyek Penimbunan Halaman SMK Negeri 2 Kuala Kapuas yang beralamatkan di jalan Pemuda Kuala Kapuas milik Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah tahun anggaran 2024 diduga mangkrak, atau tidak selesai, dan patut diduga melanggar kententuan yang sudah ditanda tangani di dalam kontrak.
Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga berada di sekitar lokasi pekerjaan yang juga minta dilindungi jati dirinya kepada media ini 03/02/25.
Padahal menurut pengalaman kami proyek tersebut dikerjakan pada tahun tahun 2024 kemaren yang seharusnya sudah selesai tahun kemaren, kenapa sudah memasuki tahun anggaran baru tahun 2025 awal bulan Pebruari proyek Penimbunan dihalaman di SMK Negeri 2 Kuala Kapuas masih dikerjakan, apakah proyek tersebut memang tidak bisa diselesaikan sesuai aturan, dia mempertanyakan proyek tersebut.
"Selain itu, untuk papan nama proyek Sudah tidak ada lagi terpasang di lokasi sekolah yang masih dikerjakan penimbunan halamannya sampai sekarang," ujarnya.
Dia juga mencurigai jangan-jangan proyek ini adalah proyek yang akal-akalan untuk mengelabuhi masyarakat, ucapnya.
"Berharap kepada BPK RI pusat untuk segera mengaudit Proyek yang diduga mangkrak karena kalau dibiarkan akan merugikan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, kepala SMK Negeri 2 Kuala Kapuas, Amin, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait masalah proyek Penimbunan pada halaman sekolah yang mangkrak atau belum selesai itu menjawab saya tidak tahu kapan selesainya pa.
"Karena kami dari pihak sekolah hanya sebagai penerima manfaat saja, dan proyek penimbunan halaman ini adalah dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah secara teknis kami tidak mengetahui mereka dari provinsi yang tahu," ungkapnya.
Tapi kemaren pada hari libur ada 4 orang yang datang dari Dinas Pendidikan Provinsi Yang sedang memonitoring proyek ini, tapi saya tetap tidak mengetahui kapan proyek ini selesai, jelasnya.
"Akan tetapi ketika ditanya, apakah sebelum proyek dikerjakan pihak pengawas, baik dari Perusahaan yang sedang mengerjakan proyek ini pernah berkoordinasi dengan pihak sekolah, iya jelas ada pa," ungkap amin.
Dan saya menyarankan kepada pihak kontraktor agar pekerjaan penimbunan ini cepat dirapikan atau diselesaikan karena kemaren cuaca hujan jadi pihak kontraktor belum merapikan terutama jalan utama itu tidak diratakan sehingga saat para siswa masuk sekolah jadi sulit karena tanah kuning yang ditimbun becek basah karena hujan, lanjutnya.
"Tapi saya sudah hubungi pihak pengawas dan baru beberapa hari mereka mulai kerja merapikannya," ucapnya.
Sementara pihak pengawas dari perusahaan yang mengerjakan penimbunan itu ketika mau dikonfirmasi dilokasi pekerjaan satu-persatu menghilang dari lokasi sehingga awak media mau menghubungi lewat via telepon tidak berhasil ditemui karena tidak ada satupun dari mereka yang bisa ditemui, maka berita ini ditayangkan. (MS)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :