Siagaonline.com, Rokan Hulu - Hujan deras yang mengguyur wilayah Rokan Hulu (Rohul) sejak Rabu malam menyebabkan Sungai Pawan dan Sungai Kaiti meluap. Akibatnya, sejumlah desa di Kecamatan Rambah dilanda banjir pada Kamis (27/2/2024).
Meski air merendam rumah warga dan fasilitas umum, situasi tetap terkendali berkat kesigapan aparat dan masyarakat setempat.
Di Desa Rambah Tengah Hulu, banjir mencapai ketinggian 50 cm, merendam beberapa dusun seperti Dusun Pawan Hilir (145 KK terdampak), Dusun Pawan Hulu 01 (73 KK terdampak), dan Dusun Pawan Hulu 02 (7 KK terdampak). Tak hanya permukiman, dua rumah ibadah, yakni Masjid Al-Huda di Dusun Pawan Hilir dan Masjid Jamiatul Solihin di Dusun Pawan Hulu 02, juga ikut terendam.
Menurut warga setempat, air mulai menggenangi rumah-rumah pada malam hari. Meskipun sempat surut sekitar pukul 05.00 WIB, ketinggian air kembali meningkat pada pagi harinya.
Sementara itu, di Desa Koto Tinggi, luapan Sungai Kaiti dan Batang Lubuh menyebabkan banjir di Dusun Luba Hilir, terutama di RT 01 dan 02 RW 09 dan 10. Sebanyak 35 KK terdampak, serta satu fasilitas pendidikan, TPA Al-Huda, turut terendam.
Petugas gabungan dari Polres Rokan Hulu, Polsek Rambah, dan BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu mesin dan perahu kecil. Beberapa warga masih memilih bertahan di rumah mereka, sementara pemantauan terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat.
Sebagai langkah pencegahan, aparat dan warga memasang spanduk peringatan serta garis polisi di titik-titik banjir untuk mencegah anak-anak bermain di lokasi berbahaya. Masyarakat juga diimbau untuk segera mengungsi jika kondisi air terus meningkat.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, SIK., MH, meminta warga tetap waspada dan tidak ragu meminta bantuan jika diperlukan.
"Kami akan terus melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Mohon tetap berhati-hati dan segera lapor jika memerlukan bantuan," ujar Kapolres.
Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan banjir dapat segera surut dan aktivitas warga kembali normal. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, air biasanya mulai surut dalam hitungan jam seiring dengan derasnya aliran sungai. (Des)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :