Breaking News
Besok, Pansel Umumkan Hasil Seleksi Psikologi dan Wawancara Calon KPID Riau  | Kota Pekanbaru Semakin Tertata, Plt Gubri Apresiasi Kinerja Wako Agung dan Wawako Markarius | Kota Pekanbaru di 242 Tahun, Menjelma Jadi Pusat Perdagangan dan Jantung Sumatera | Wali Kota Pekanbaru Sebut Salah Satu Faktor Kenaikan PAD Pekanbaru Karena MBG | Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis | Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu, Penertiban Tambang Ilegal Diperkuat hingga Tingkat Desa |

Hari Pertama Kerja, Gubernur Riau Abdul Wahid Tinjau Banjir di Kampar
Senin 03 Maret 2025, 20:44 WIB

Siagaonline.com, Pekanbaru - Di hari pertama menjabat, Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid gerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, Senin (3/3/2025).

 

Banjir tersebut disebabkan meluapnya Sungai Kampar setelah dibukanya pintu bendungan PLTA Koto Panjang. Setidaknya terdapat 20 Kartu Keluarga (KK) yang rumahnya berlokasi di pinggiran sungai ikut terendam banjir.

 

“Untuk antisipasi jangka pendek, kami telah berkoordinasi dengan Pak Bupati Kampar untuk membantu warga yang terdampak terlebih dahulu,” ujarnya.

 

Dalam peninjauannya bersama Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Abdul Wahid menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama bagi pemerintah.

 

“Musibah ini harus kita tangani dengan komprehensif. Prioritas utama kita adalah nyawa masyarakat terlebih dahulu yang harus diselamatkan, baru harta benda dan fasilitas umum,” terangnya.

 

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, telur, karpet, dan selimut. Selain itu, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan relawan terus dikerahkan untuk membantu evakuasi warga yang masih berada di daerah rawan banjir.

 

“Untuk solusi jangka panjangnya, tentu kami akan berdiskusi dengan Bupati Kampar, PLN, dan Pemerintah Pusat bagaimana agar banjir seperti ini tidak terulang kembali dan harus kita cari solusinya. Kalau ide dari saya perlu untuk adanya pembangunan bendungan lagi,” tutup Gubri.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika membutuhkan bantuan. Pemda bersama berbagai pihak berkomitmen untuk menangani dampak banjir dengan cepat dan efektif. Gubri menuturkan dirinya juga akan segera melakukan peninjauan ke Kabupaten Rokan Hulu dan Kuantan Singingi yang juga terdampak banjir.

 

“Kami akan berkoordinasi lagi mengenai status siaga banjir ini. Saya sudah mengagendakan untuk ke dua Kabupaten itu, kemungkinan besok atau lusa,” tutup Abdul Wahid.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top