Breaking News
Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang Tegaskan Anak Harus Tumbuh Tanpa Rasa Takut dari Perundungan | Komisi B DPRD Rohil Agendakan RDP Terkait Plasma PT  Jatim Jaya Perkasa | Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah |

IMKS Unilak Pertanyakan Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Tidak Mampu
Selasa 09 Februari 2021, 14:33 WIB
Siagaonline.com, Kaunsing - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui dinas pendidikan kembali menerima proposal bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa tidak mampu T A 2022.

Ikatan mahasiswa Kuansing Unilak sangat kecewa karena Universitas Lancang Kuning tidak tertera dalam surat nomor 450/kesra/I/108 perihal jadwal penerimaan bansos pendidikan mahasiswa tidak mampu T.A 2022. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum IMKS Ahmad Fathony.

"Awalnya saya mendapat informasi ini di media sosial Instagram Pemuda Kuansing untuk sesaat saya sangat senang, setelah dibaca dan saya buka link persyaratan /ketentuan petunjuk teknis ternyata beasiswa tersebut tidak berlaku bagi kami Mahasiswa Kuansing yang kuliah di Universitas Lancang Kuning. Hanya ada 5 universitas saja yang tertera di situ yakni Universitas Riau (UR), Universitas Islam Riau (UIR) Universitas Islam Negeri Syarif Kasim (UIN Suska) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dan Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS). Tentunya hal ini menjadi pertanyaan bagi kami Mahasiswa Kuansing yang kuliah di Unilak, apakah karena kami kuliah jauh di ujung kota sehingga tidak terjangkau oleh Pemkab Kuansing, atau mungkin Pemkab Kuansing memandang kami mahasiswa Kuansing Unilak orang kaya semua," ujar pria yang akrab disapa Tony ini.

Di tempat yang berbeda Ketua Umum Ipmakusi Pekanbaru Wiriyanto Aswir juga mengatakan, "Kita akan pertanyakan kegelisan kawan-kawan IMKS, Ikatan mahasiswa Kuansing UNILAK itu sudah berhimpun dan mendata sejak lama. Kita mau tabayun kenapa Pemkab Kuansing tidak memasukkan dalam surat tersebut Universitas Lancang Kuning, sebab unilak sendiri memiliki kelas reguler yang kuliahnya sama saja dengan kampus lain dan kelas ekstensi. Nah, inikan perlu kita cari tahu, Pemkab Kuansing sendiri baru kali ini merilis secara terbuka persoalan bantuan kuliah, kita apresiasi ini tapi memang tadi koordinasi dengan kawan-kawan IMKS unilak,Unilak tidak termasuk. Nah, ini sah-sah saja kalau kita pertanyakan apakah karena data dari Pemkab Kuansing, tidak ada mahasiswa unilak yang kuliah, atau apakah Unilak tidak ada kerja sama. Nah ini kita tanya, menurut saya baiknya bantuan ini global saja, asal sesuai ketentuan seperti benar-benar membutuhkan bantuan pendidikan, dan Pemkab Kuansing juga agaknya perlu sinergis dengan organ mahasiswa yang ada di Pekanbaru," tutup Rian.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top