Breaking News
Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah | Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi | Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tanam 100 Bibit Mangrove |

Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026
Selasa 28 Juli 2026, 23:29 WIB

Siagaonline.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan roh sekaligus kunci keberhasilan Program 100.000 Sultan Muda. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak awal telah menjadi fondasi yang kuat dalam mencetak generasi muda yang mandiri, melek finansial, dan berjiwa wirausaha.

Penegasan tersebut disampaikan Herman Deru saat memaparkan Program 100.000 Sultan Muda dalam sesi penjurian Financial Literacy Award 2026 dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang digelar secara daring dari Griya Agung Palembang, Selasa (28/7/2026).

Di hadapan tim asesor dan dewan juri nasional, Herman Deru menjelaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, literasi keuangan tidak hanya sebatas memahami cara mengelola keuangan, tetapi juga menjadi strategi untuk melahirkan wirausaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

Ia menjelaskan, Program 100.000 Sultan Muda dirancang sebagai implementasi literasi dan inklusi keuangan berbasis kewirausahaan guna mencetak sumber daya manusia yang cakap secara finansial, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Hingga saat ini sebanyak 10.800 pemuda telah resmi terdaftar sebagai anggota Sultan Muda Sumsel," ungkap Herman Deru.

Ia menerangkan, program tersebut dijalankan melalui roadmap yang terukur, mulai dari pembangunan fondasi ekosistem, pengintegrasian layanan dan ekosistem pendukung, perluasan akses pasar dan pembiayaan, hingga penciptaan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Herman Deru menuturkan, keberhasilan Program Sultan Muda tidak terlepas dari sinergi yang dibangun bersama OJK sejak program tersebut dirancang. Berbagai kegiatan pembinaan hingga rapat koordinasi bahkan dipusatkan di OJK sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda.

"Rohnya lahirnya Sultan Muda adalah kolaborasi. Sejak awal saya melibatkan OJK. Ternyata ini menjadi daya tarik bagi anak-anak muda yang ingin memiliki identitas sebagai Sultan Muda dengan memenuhi syarat tertentu," ujar Herman Deru.

Menurutnya, seorang Sultan Muda tidak hanya dituntut memiliki gagasan usaha, tetapi juga mampu mengembangkan usahanya, mengajak orang lain menjadi produktif, serta menciptakan peluang kerja baru.

Ia menyebutkan, program tersebut telah memberikan dampak nyata. Sejumlah anggota Sultan Muda kini berhasil mengembangkan usahanya hingga mampu mempekerjakan orang lain. Bahkan, terdapat anggota yang mampu membuka lapangan kerja bagi lima orang atau lebih.

"Kita sudah melihat bukti konkret bahwa Sultan Muda menjadi kebanggaan. Progresnya terus meningkat. Ini harus terus berkelanjutan dengan pondasi yang kokoh serta mampu beradaptasi dengan kondisi pasar," katanya.

Herman Deru juga mengapresiasi dukungan dunia perbankan yang memberikan berbagai kemudahan bagi anggota Sultan Muda, mulai dari layanan jemput bola hingga penyediaan konter pelayanan khusus guna mempermudah akses pembiayaan dan layanan keuangan.

Ia menilai semangat kewirausahaan masyarakat Sumsel sangat besar dan menjadi modal utama untuk mewujudkan target 100 ribu Sultan Muda. Program tersebut juga diharapkan tidak hanya berkembang di Kota Palembang, tetapi mampu menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Selain itu, Herman Deru menekankan pentingnya mengubah pola pikir lulusan sekolah agar tidak hanya berorientasi menjadi pegawai, tetapi juga berani menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

"Target 100 ribu Sultan Muda itu rasional. Mereka yang sudah berhasil harus menjadi trainer bagi teman-temannya, mengajak mereka agar termotivasi, meningkatkan literasi keuangan, dan bersama-sama menciptakan lapangan pekerjaan," tegasnya.

Di akhir pemaparannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Kepala OJK beserta seluruh jajaran yang terus mendampingi perkembangan Program Sultan Muda. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemuda yang telah bergabung dalam gerakan kewirausahaan tersebut.

"Terima kasih kepada OJK yang terus mendampingi Sultan Muda dan kepada seluruh anak-anak muda yang telah menjadi bagian dari program ini. Semoga semangat ini terus tumbuh demi kemajuan Sumatera Selatan," pungkasnya.

Sesi penjurian dan wawancara virtual tersebut dihadiri Akademisi UGM Muhammad Edhie Purnawan, Plt. Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Andi Muhammad Yusuf, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas Rosy Wediawati, serta didampingi Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M., Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan drh. Sri Endah Ekandari, M.Si., serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top