Breaking News
Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan Terduga Pengedar Sabu di Mandau, Sita 1,59 Gram Barang Bukti | Rektor UNP Buka PKKMB 2026, 12.128 Mahasiswa Baru Siap Memulai Kehidupan Akademik | UNP Bekali Warga Binaan Lapas Pariaman dengan Skill Kreatif dan Bisnis Berbasis AI | Respons Cepat Laporan Call Center 110, Polres Pekalongan Kota Selamatkan Bayi Terlantar | Menteri PU Akan Mengkaji Rencana Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Kuansing, Demi Dukung Kemajuan Pacu Jalur. | Lapas Pasir Pangarayan Gandeng Penyuluh Agama untuk Pembinaan Warga Binaan |

Bangunan WC Rp800 Juta Menjadi Viral di Karimun, Jaksa Akan Panggil Konsultannya
Kamis 18 Maret 2021, 07:54 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Proyek pembangunan Dua WC atau kamar ganti pakaian yang dibuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Karimun di Pantai Pelawan, Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun senilai Rp817.466.831,54 menjadi viral dan menimbulkan polemik. 

Pasalnya, kondisi bangunan-bangunan WC yang viral tersebut sangat tidak sesuai dengan dana yang dianggarkan. Hal itu diketahui oleh Tokoh Masyarakat Karimun, Datok Azman zainal yang juga sebagai Panglima DPW LMB Provinsi Kepri saat dikonfirmasi Media ini. 

Ia menduga ada permainan antara dinas terkait dengan pelaksana pembangunan proyek tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta kepada penegak hukum menanyakan, kenapa hal itu bisa terjadi dan siapa yang bertanggung jawab.

“Kabupaten Karimun ini sangat sering melakukan hal yang tidak berkualitas dan tidak terpuji berkaitan dengan dana DAK maupun APBD. Makanya diminta penegak Hukum menggali Kasus ini,  dan jika nanti muncul hal-hal yang tidak di inginkan, penegak hukum hendaknya tidak akan mentoleril. Ini harus dibereskan, harus dirapikan,” tukasnya, Rabu (17/3/2021).

Ia juga mempertanyakan kinerja konsultan proyek yang bisa memunculkan angka seperti itu, karena menurutnya unsur material bangunan tidak menunjukan angka anggaran sebesar itu. 

“Yang saya sayangkan adalah konsultan yang merencanakannya. Masa uang sebanyak itu hanya untuk membangun dua WC atau Kamar Ganti Pakaian. Apalagi unsur materialnya tidak menunjukan angka anggaran segitu,” ketusnya.

Dilain tempat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, Kasi Pidsus Adriansyah, SH kepada awak media ini mengatakan, Ia belum mengecek atau melihat langsung lokasi proyek tersebut namun akan memanggil Konsultannya.

"Kita belum cek lokasi proyek, nanti kita cari konsultannya dulu untuk menghitungnya," terang Adriansyah. (Taufik)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top