Breaking News
Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang Tegaskan Anak Harus Tumbuh Tanpa Rasa Takut dari Perundungan | Komisi B DPRD Rohil Agendakan RDP Terkait Plasma PT  Jatim Jaya Perkasa | Wabup Bintan Deby Maryanti Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI | Herman Deru Paparkan Strategi Cetak 100 Ribu Sultan Muda pada Financial Literacy Award 2026 | Sekda Edward Candra Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan di Sumsel | Herman Deru Tegaskan Persetujuan Raperda APBD 2025 Jadi Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah |

Bingkisan Ramadhan 1413 Hijriah yang Diberikan Oleh Pemkab Lampura Menuai Kritik Para Organisasi Pro
Sabtu 02 April 2022, 09:39 WIB
SiagaOnline.com, Lampung Utara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) melaui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan bingkisan dalam menyambut Ramadhan 1433 H menuai kritik.

Sangat disayangkan apa yang dilakukan oleh pemerintah Lampura melalui Diskominfo dengan memberikan bingkisan Ramadhan 1433 hijriah, membuat 13 organisasi profesi yang ada di Lampura geram, bagaimana tidak, apa yang dilakukan oleh Pemkab dinilai tidak adil dan terkesan tebang pilih.

Pasalnya bingkisan Ramadhan hanya diberikan kepada salah satu organisasi profesi saja, sementara itu di Kabupaten Lampura ada 17 organisasi profesi yang bernaung.

Hal inilah yang menjadi topik hangat di dalam Group para organisasi Pers, disitu terlihat ramai membicarakan prihal di atas, (01/04/2022).

Tak luput pula ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Jurnalist Lampung (DPD Forjil) Lampura, Rido Aldino, menyikapi hal tersebut yang terkesan tebang pilih.

"Saya sangat menyayangkan sikap Pemkab Lampura yang terkesan tebang pilih terhadap organisasi pers yang ada, seharusnya Pemkab lebih jeli terhadap situasi saat ini dan banyaknya organisasi profesi yang ada di Lampura itu tidak hanya satu, justru yang begini akan menimbulkan situasi menjadi runyam,"ucap Rido. Sabtu (02/4/2022).

Rido juga berharap agar Pemkab jeli dalam mengambil sikap dan tidak membuat situasi menjadi runyam dan terkesan ada yang di anak emaskan.

"Saya berharap agar Pemkab bisa mengambil sikap yang adil dan tidak terkesan tebang pilih yang justru menimbulkan asumsi publik yang kurang baik bagi situasi kabupaten Lampura saat ini," tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak Pemkab Lampura. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top