Breaking News
Latber Trail Adventure Bhayangkara 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Bukit Mindawa | Wabup Bintan, Deby Maryanti Apresiasi Program Bhakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Lanal Bintan. | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi Ungkap Kasus Pembunuhan dan Kehumasan | Pemprov Riau Segera Lebarkan Dua U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai Untuk Urai Kemacetan Simpang SKA | Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh | Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim Desa Tanjung Agung Dan Desa Seleman Ditetapkan Sebagai Desa Binaan Imigrasi |

Kantongi SLHS, Kepala SPPG Bako Parangai Erikta Defsuar : Keberhasilan Ini Buah Kerja Keras Seluruh Tim
Sabtu 13 Desember 2025, 12:02 WIB

‎Siagaonline.com, Simeulue -  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bako Parangai di Desa Suka Jaya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, resmi memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan, Jum'at (12/12/2025).

‎Sertifikasi itu menandai komitmen SPPG dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan, khususnya untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah setempat.

‎Kepala Dinas Kesehatan Simeulue melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Rasmanida Br, SST, mengatakan sertifikasi tersebut merupakan langkah penting agar makanan yang disajikan kepada masyarakat, terutama anak sekolah, benar-benar memenuhi standar kesehatan.

‎“Insya Allah hari ini sertifikatnya kita serahkan kepada SPPG Bako Parangai,” ujar Rasmanida.

‎Kemudian, Kasie Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesling & Kesjaor) Dinkes Simeulue, Nurhairia, SKM, menjelaskan bahwa SLHS diterbitkan setelah melalui sejumlah tahapan penilaian.

‎Mulai dari pelatihan penjamah pangan, Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan, hingga uji kualitas air dan pangan.

‎“SPPG Bako Parangai sudah dinyatakan laik karena memenuhi seluruh indikator higiene dan sanitasi. Mulai dari kebersihan dapur, penggunaan air bersih, hingga perilaku penjamah makanan,” kata Nurhairia.

‎Sementara itu, Pj. Program Higiene Sanitasi Pangan Dinkes Simeulue, Mutiara Nofita Sari, S.K.M, menambahkan bahwa sertifikat SLHS berlaku selama lima tahun. Namun, pencabutan dapat dilakukan sewaktu-waktu bila dapur tidak lagi memenuhi standar yang ditetapkan.

‎“Untuk saat ini baru dua SPPG yang mendapatkan SLHS. Ke depan, setiap bulan kami lakukan penilaian dan pengawasan,” ujarnya.

‎Selanjutnya, Kepala SPPG Bako Parangai, Erikta Defsuar, menyambut baik capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan itu merupakan buah kerja keras seluruh tim dapur serta pendampingan intensif dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

‎“Terima kasih atas kerja sama dan kepercayaannya. Sertifikat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kebersihan, disiplin, dan mutu makanan yang kami sajikan setiap hari,” kata Erikta.

‎Acara penyerahan sertifikat turut dihadiri Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Simeulue, Elysa Wulandari, S.Pd, serta pengurus Yayasan Harapan Kreasi Mandiri, Irvan Takwallah. (HRD)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top