Breaking News
Tingkatkan Sinergitas Lintas Sektoral, Kanwil Ditjenim kepri Pimpin Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan se-Provinsi Kepri | PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah | Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat di Katibung, Satu Di Antaranya Masih Berstatus Pelajar | Pemdes Ruguk Distribusikan Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Kepada 1.381 Warga Penerima Manfaat  | Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 |

Wali Kota Pekalongan Tinjau Tanggul Jebol di Sungai Bremi Pabean, Warga Jadi Kunci Penanganan Cepat
Kamis 08 Januari 2026, 13:08 WIB

Siagaonline.com, Kota Pekalongan — Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, bersama Forkopimda Kota Pekalongan meninjau langsung lokasi tanggul jebol Sungai Bremi di wilayah Pabean, Rabu (7/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi seluruh pihak, mulai dari camat, lurah, TNI-Polri, hingga warga setempat yang turun langsung melakukan kerja bakti sejak dini hari. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor utama percepatan penanganan tanggul jebol.

“Alhamdulillah, warga sangat luar biasa. Mereka rela tidak berangkat kerja demi membantu penanganan. Kalau hanya mengandalkan Pemkot, BPBD, TNI, Polri, tentu tidak akan maksimal,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan, dengan kesiapan material dan semangat gotong royong warga, penutupan darurat tanggul ditargetkan rampung malam ini. Meski demikian, penyempurnaan tanggul masih membutuhkan waktu sekitar 3–4 hari ke depan. Penanganan cepat ini dilakukan mengingat derasnya aliran air saat tanggul jebol yang sempat menimbulkan trauma bagi warga.

Terkait pengungsi, sementara warga terdampak ditempatkan di SD Pabean dan musala setempat. Pemerintah Kota terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan logistik, makanan, serta layanan kesehatan. Jumlah pengungsi diperkirakan bertambah pada malam hari, mengingat banyak warga kelelahan setelah kerja bakti sejak pukul 02.00 WIB dan kondisi rumah yang belum layak ditempati.

Pemerintah Kota Pekalongan memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan demi keselamatan dan kenyamanan warga terdampak.
(ims/pkp)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top