Breaking News
Sambangi BPJN Kepri, Bupati Roby Paparkan Progres serta Usulan Jalan di Bintan | Capaian PAUD Kota Pekalongan Tembus 100 Persen, Bunda PAUD Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan Anak | Lapas Muara Enim Silaturahmi ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak | Tabligh Akbar 1 Muharram, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bersama Membangun Daerah | Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Gelar Sunat Massa l Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu | Pengedar Sabu di Desa Bumbung Bathin Solapan Ditangkap, Berawal dari Laporan Call Center 110 |

Gubernur Herman Deru Tinjau Kebakaran Sumur Minyak di Muba, Tekankan Penataan dan Keselamatan Aktivitas Masyarakat
Sabtu 04 April 2026, 09:32 WIB

Siagaonline.com, MUBA – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, meninjau langsung lokasi kebakaran sumur minyak masyarakat di area Hak Guna Usaha (HGU) PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (3/4/2026).

Kebakaran terjadi pada aktivitas sumur minyak ilegal di lahan HGU PT Hindoli. Peristiwa tersebut dilaporkan berlangsung pada Selasa malam (31/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal di area tebing yang kemudian menyambar tempat penampungan minyak mentah di sekitarnya.

Api dengan cepat merembet mengikuti aliran minyak hingga ke area bawah tebing. Akibatnya, sejumlah fasilitas dan aset di sekitar lokasi turut terbakar, termasuk kendaraan operasional serta warung milik warga.

Menanggapi kejadian itu, Herman Deru menegaskan pentingnya penataan aktivitas masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sumur minyak, agar ke depan lebih tertib dan aman.

“Pada prinsipnya, simbiosis mutualisme harus saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat. Kita juga harus mempertimbangkan bahwa usaha pokok Cargill adalah perkebunan, sehingga mungkin perlu pembatasan wilayah yang sudah terlanjur terbakar,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas sumur rakyat perlu dibatasi sementara, sebelum dibahas lebih lanjut melalui skema kerja sama yang tepat.

“Sumur rakyat ini dibatasi terlebih dahulu, kemudian ditingkatkan ke jenjang pembicaraan yang solusinya bisa berbentuk business to business (B-to-B), sehingga perusahaan tidak dirugikan dan masyarakat tetap bisa bekerja,” tambahnya.

Menurutnya, peristiwa kebakaran ini harus menjadi momentum evaluasi bersama, termasuk pendataan lahan terdampak dan aktivitas masyarakat yang belum memiliki izin resmi.

“Momentum kebakaran ini kita jadikan evaluasi terlebih dahulu, sambil menata berapa luas lahan yang terdampak serta aktivitas usaha masyarakat yang diduga belum memiliki izin,” jelasnya.

Selain meninjau titik kebakaran, Herman Deru juga memastikan kondisi masyarakat sekitar tetap terlayani dengan baik. Ia menyebutkan 92 rumah di sekitar PT Hindoli telah mendapatkan fasilitas yang cukup baik, termasuk layanan pendidikan dan kesehatan.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top