Breaking News
Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Gelar Sunat Massa l Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu | Pengedar Sabu di Desa Bumbung Bathin Solapan Ditangkap, Berawal dari Laporan Call Center 110 | Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru |

Gubernur Herman Deru Usulkan Penambahan Kantor Imigrasi di Sejumlah Daerah Sumsel
Rabu 22 April 2026, 19:02 WIB

Siagaonline.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, meminta Kementerian Imigrasi untuk membuka kantor layanan imigrasi di sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Permintaan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sumsel yang baru menjabat pada awal April 2026, Johanes Fanny Satria, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (21/4/2026).

Menurut Herman Deru, luas wilayah Sumsel menjadi salah satu alasan penting perlunya penambahan kantor layanan imigrasi di berbagai daerah.

“Di Sumatera Selatan, kantor layanan imigrasi saat ini baru terdapat di Palembang, Muara Enim, dan Lubuk Linggau. Seperti di Baturaja, itu perlu ada layanan paspor,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kantor imigrasi juga sangat penting dalam mendukung program pengembangan wisata, khususnya wisata kesehatan di Sumsel.

“Ini sangat mendukung program kita,” katanya.

Herman Deru menegaskan, imigrasi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, terutama dalam mengawasi arus keluar-masuk orang.

“Imigrasi ini benteng negara. Semua arus masuk dan keluar manusia harus melalui pintu imigrasi,” tegasnya.

Selain itu, tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya penambahan layanan imigrasi di daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang masuk ke Sumsel.

“Kalau kompetensinya untuk pekerjaan tertentu seperti tukang, cukup tenaga lokal saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sumsel, Johanes Fanny Satria, menyambut baik usulan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah merencanakan penambahan kantor layanan imigrasi di beberapa daerah.

“Kami sudah memetakan rencana pembukaan kantor, di antaranya di Baturaja dan Pagaralam,” katanya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top