Keterangan Foto:Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu memberikan sambutan dalam Sidang Sinode Anggota Majelis GKPA Ke-XXIII di Sopo Godang GKPA Padangsidimpuan, Minggu (5/7/2026).
PADANGSIDIMPUAN, SiagaOnline. Com – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengajak jemaat Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) bersinergi memerangi praktik rentenir melalui akses pembiayaan berbunga nol persen dari Bank Sumut dalam Sidang Sinode Anggota Majelis Ke-XXIII di Sopo Godang GKPA, Minggu (5/7/2026). Kehadiran bupati menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis gereja dalam menciptakan masyarakat sejahtera yang bebas dari jeratan utang bunga tinggi.
Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan merupakan kunci keberhasilan program pengentasan kemiskinan serta perlindungan ekonomi warga. Ia menyoroti beban berat yang ditanggung ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil akibat pinjaman ilegal dengan bunga mencekik, sehingga kehadiran solusi perbankan syariah maupun konvensional yang terjangkau menjadi sangat mendesak bagi pemulihan ekonomi lokal.
"Kami mengajak seluruh struktur GKPA bersama-sama memerangi rentenir yang selama ini menjerat masyarakat dengan bunga pinjaman yang sangat tinggi," tegas H. Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan, di Sopo Godang GKPA Padangsidimpuan, Minggu (5/7/2026). Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan alternatif nyata berupa kerja sama dengan Bank Sumut untuk menghadirkan akses modal yang jauh lebih ringan dan manusiawi.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen khusus bagi daerah terdampak bencana menjadi instrumen utama dalam strategi pemberdayaan ekonomi tersebut. Plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha mandiri sekaligus memutus ketergantungan masyarakat pada sumber dana informal yang merugikan secara finansial maupun sosial.
Selain isu ekonomi, bupati juga meminta jajaran gereja turut aktif dalam perang melawan narkoba sebagai ancaman serius bagi generasi muda. Pelantikan Pimpinan Pusat GKPA periode 2026–2031 yang dipimpin Ephorus Pdt. Dr. Ramli Harahap dan Sekretaris Jenderal Pdt. Jona Marpaung, M.Th., dijadikan momentum memperbarui komitmen pelayanan yang adaptif namun tetap berakar pada nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal Angkola.
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Sabam Rajagukguk menambahkan bahwa gereja harus berfungsi sebagai agen perubahan yang memperkuat karakter dan solidaritas sosial di tengah dinamika zaman. Ia berharap kepemimpinan baru GKPA dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 tanpa meninggalkan esensi Firman Tuhan yang menjadi landasan moral pelayanan.
Ketua Panitia Sinode AM GKPA Ke-XXIII Edison Rambe, SE., MM., menyatakan bahwa keputusan sinode kali ini dirancang tidak hanya untuk kepentingan internal organisasi, melainkan juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. Acara yang dihadiri Forkopimda, tokoh adat, serta ratusan pendeta dan majelis ini ditutup dengan harapan agar sinergi lintas sektor dapat terus terjaga demi kesejahteraan bersama di Tapanuli Selatan.(Mubin)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |