Keterangan Foto: Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu memberikan arahan kepada 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati, Sipirok.Tapsel, SiagaOnline.com - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu memberikan arahan tegas kepada 10 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama yang baru dilantik di lingkungan Pemkab Tapsel, Senin (10/8/2026). Ia menekankan bahwa jabatan strategis tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah untuk menghasilkan outcome atau dampak nyata bagi masyarakat, melampaui sekadar pencapaian target administratif (output).
Pelantikan yang berlangsung di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, ini mengisi kekosongan sejumlah posisi kunci setelah melalui proses seleksi terbuka yang direkomendasikan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Gus Irawan menuntut para pejabat baru untuk segera beradaptasi dan memimpin dengan pendekatan kolaboratif.
“Kita sudah berada di triwulan ketiga. Saya berharap semua yang kita programkan dapat kita jalankan, dapat dieksekusi, tetapi tidak hanya eksekusi. Kita akan evaluasi, tidak sekadar output, tetapi outcome-nya bagi masyarakat atas semua program yang kita jalankan,” tegas Bupati.
Arahan ini menjadi batasan baru dalam kinerja birokrasi Tapsel. Bupati menilai, kemampuan berkomunikasi, membangun empati, dan berkolaborasi antar-perangkat daerah (OPD) menjadi kunci utama untuk memecah sekat-sekat sektoral yang sering menghambat efisiensi pelayanan publik. Para pimpinan dinas diminta menjadi pemersatu dan inspirator, bukan hanya administrator.
Isu ketahanan pangan menjadi sorotan utama dalam strategi pemerintahan tahun 2026. Mengingat mayoritas masyarakat Tapsel bergantung pada sektor agraris, Bupati menginstruksikan penguatan ekosistem pertanian berkelanjutan yang terintegrasi dengan peternakan dan perikanan. Hal ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah gejolak geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dan pangan.
“Langkah utama untuk menghadapi dinamika geopolitik dunia saat ini adalah penguatan ketahanan nasional, di mana salah satunya adalah ketahanan pangan,” katanya.
Selain sektor primer, Bupati juga mendesak adanya terobosan di bidang perdagangan dan UMKM. Digitalisasi pemasaran, kemudahan akses permodalan, serta diversifikasi produk dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. Sementara di sektor pariwisata, penataan ulang tata kelola dan inovasi objek wisata diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh baru bagi ekonomi kreatif masyarakat sekitar.
Adapun 10 pejabat yang resmi mengemban tugas baru tersebut meliputi Yohanes (Asisten Pemerintahan dan Kesra), Sugeng Priono Siregar (Kepala BKBP), Nur Aini Dewi (Kadiskoperindag), Hamonangan (Kadishub), Muhammad Taufik Batubara (Kadistan), Muhammad Yusuf (Kadinsos), Bonardo Amudinta Parluhutan Marpaung (Kadisnaker), Akhmad Sani Harchan (Kadiskominfo), Ilyas Pasaribu (Kadispar), serta Asrul Ali Siregar (Kadislh).
Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, serta seluruh jajaran ASN Tapsel. Dengan dimulainya masa tugas definitif ini, Pemkab Tapsel optimis dapat mempercepat realisasi program pembangunan sisa tahun 2026 sekaligus mematangkan rencana anggaran untuk tahun 2027.(Mubin)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |