Breaking News
HUT ke-69 Riau, Bupati Anton Tegaskan Sinergi Rohul untuk Percepatan Pembangunan | Fun Run dan Bakti Sosial, Wujud Kepedulian Komunitas Medis RSUD Bendan | Gus Irawan Tegas: Pejabat Baru Tapsel Harus Fokus pada Dampak Nyata, Bukan Sekadar Output | Penyerahan Hadiah Turnamen Bola Voly Di Desa Muara Lawai Muara Enim | Anggota DPRD Hendra Hadiri Apel Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, Bacakan Teks Visi Riau 2025–2029 | Ketua DPRD Bengkalis Buka Turnamen Domino HUT RI ke-81 di Talang Mandi |

Gelar Rembuk Stunting, Kades Saibun: Galang Kerja Sama Lintas Sektoral Untuk Pencegahan
Selasa 25 Juni 2024, 13:47 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel - Pemerintah Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan mengadakan rembuk stunting yang melibatkan seluruh stakeholder wilayah dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Ketapang di aula kantor desa setempat, Selasa (25/6/2024).


Hadir dalam kegiatan tersebut, TPPS Kecamatan Ketapang, Kepala Desa Karang Sari Bp.Saibun beserta aparatur desa, kader posyandu, tim pendamping keluarga (TPK) Desa Karang Sari, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Pendamping Desa dan PLD, TP-PKK.

Kepala Desa Karang Sari Bapak Saibun mengatakan, kegiatan rembuk stunting digelar sebagai upaya percepatan, pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi, khususnya di Desa Karang Sari.

“Rembuk stunting bertujuan untuk menggalang kerja sama dan koordinasi lintas program dan lintas sektoral, mulai dari TPPS Desa Karang Sari hingga TPPS Kecamatan Ketapang maupun kabupaten untuk mencari solusi hasil laporan analisa data terkini dari bidan desa dan rancangan kegiatan intervensi penurunan stunting,” ujarnya, usai kegiatan Rembuk Stunting di Kantor Desa Karang Sari.

Dikatakan Kades Saibun, melalui rembuk stunting semua pihak dapat berkomitmen serta menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Desa Karang Sari umumnya Kabupaten Lampung Selatan.

Lebih lanjut, Kades Saibun menyebut, adanya penambahan jumlah anak stunting yang saat ini ada, dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pindahan penduduk dari luar provinsi ke Desa Karang Sari.

“Ada beberapa faktor, salah satunya pindahan penduduk. Untuk saat ini di Dusun Sumber Jaya ditemukan 1 kasus balita usia 3 tahun yang dinyatakan oleh bidan desa terkena stunting. Dan sebelumnya ada 3 balita kategori beresiko stunting,” terangnya.

“Untuk itu, persoalan tersebut perlu dibahas dan didiskusikan dalam kegiatan rembuk stunting, untuk mencari solusi pencegahan dan penanganan, khususnya di Desa Karang Sari. Kami yakin, stunting bisa diatasi dengan kolaborasi dan sinergi bersama stakeholder,” tutupnya. (Yan).


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top